Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 12:30 WIB

6.000 Ton Daging Kerbau dari India Sudah Masuk RI

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Ilustrasi/Foto: detikFinance/Perum Bulog Ilustrasi/Foto: detikFinance/Perum Bulog
Jakarta - Sebanyak 6.000 ton daging kerbau dari India sudah masuk Indonesia. Impor tersebut dilaksanakan oleh Perum Bulog dari total kuota yang diberikan sebanyak 100 ribu ton.

Menurut Kepala Bagian Humaslem Perum Bulog Firmansyah, daging impor tersebut akan terus bertambah jumlahnya kedatangannya. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi kebutuhan jelang bulan puasa.

"Sekitar 6.000 ton sudah masuk dari kuota 100 ribu untuk 2019. Secara bertahap untuk antisipasi menjelang Ramadhan," ungkap dia kepada detikFinance, Jumat (13/4/2019).



Hanya saja, Firmansyah tak dapat memastikan berapa banyak daging kerbau yang akan diimpor lagi. Namun, bila dibutuhkan realisasi akan segera dilaksanakan.

"Ini pagu nya (100 ribu ton). Bulog masukkan secara bertahap sesuai kebutuhan," ungkap dia.

Sebagai informasi, rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution beberapa waktu lalu memutuskan Bulog untuk mengimpor daging kerbau dari India sebanyak 100 ribu ton.

Langkah ini untuk menjaga kerjasama perdagangan dengan India. Pasalnya, neraca perdagangan Indonesia dengan India tercatat surplus tinggi.

"Yang sudah kita putuskan adalah impor daging kerbau saja. 100 ribu ton karena kita dengan India surplus perdagangannya gede," kata Darmin di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (19/12) lalu.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com