Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Apr 2019 12:58 WIB

PR Presiden 5 Tahun ke Depan Versi Darmin: Ekspor

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengingatkan pekerjaan rumah alias PR buat pemimpin Indonesia di 5 tahun ke depan. Kata Darmin yang harus dibenahi adalah masalah ekspor. Pasalnya saat ini kinerja ekspor Indonesia belum begitu bagus.

"Perhatikan bahwa ekspor kita, itu ambil 4-5 terbesar tujuan ekspor, China, AS, Jepang, Eropa. Itu semua ekspor kita menurun sudah 2 bulan. Artinya ada hal-hal baru yang berkembang yang juga harus dijawab," kata Darmin di TPS 20, Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Sebenarnya, lanjut Darmin, pemerintahan yang sekarang sudah menyiapkan strategi tersebut untuk 5 tahun ke depan, tetapi banyak kejadian tak terduga khususnya di lingkungan dunia.


"Kalau untuk kebijakan kita 5 tahun ke depan itu tadinya praktis sudah kita siapkan sejak 2-3 tahun lalu, tapi ya tiba-tiba ada dadakan ya kan. Nah kita harus hadapi dadakan itu juga. Dadakan itu ya artinya gimana caranya supaya ekspor kita atau neraca dagang kita bisa dipertahankan positif," ujarnya.

Menurutnya membenahi ekspor dalam kaitannya juga menjaga keseimbangan neraca dagang amat penting. Jika itu tidak dijaga akan berisiko bagi Indonesia.


Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan jangka menengah seperti pembangunan infrastruktur, insentif pajak, hingga mempermudah perizinan usaha, termasuk pendidikan vokasi. Hanya saja itu tidak cukup.

"Tapi ada yang lebih mendesak sekarang, ekspor," tambahnya.

PR Presiden 5 Tahun ke Depan Versi Darmin: Ekspor
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed