Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 15:54 WIB

Pedagang Bunga Raup Omzet hingga Rp 100 Juta 2 Hari di Zaman Ahok

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pedagang bunga mengaku dapat omzet besar saat 'peristiwa' Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di 2017 silam. Saat itu, pesanan bunga dari masyarakat membludak.

Oleh karenanya, pedagang berharap kejadian itu kembali terulang pada pemilihan presiden (Pilpres) kali ini.

Salah satu pedagang bunga di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, Samsuri mengaku mendapat omzet hingga Rp 100 juta. Pesanan untuk Ahok kala itu mencapai 200 papan karangan bunga dalam dua hari.

"Pukul rata saja gopek (Rp 500 ribu), Rp 100 juta," katanya kepada detikFinance, Senin (22/4/2019).



Samsuri sendiri menjual karangan bunga dengan berbagai ukuran. Untuk yang paling murah ukuran 2x1,2 meter atau standar seharga Rp 500 ribu. Kemudian, ada ukuran yang lebih besar yakni 4x2 meter seharga Rp 1,5 juta.

Ada juga papan istimewa dengan ukuran 4x2 meter di mana harganya mencapai Rp 12 juta. Papan ini istimewa karena dasarnya tertutup penuh oleh lapisan bunga asli.

"Waktu sekarang belum ada yang istimewa, baru zaman Ahok yang dasar bunga. Sekarang belum ada," ujarnya.

"4x2 meter dasarnya rose Rp 12 juta, zamannya Ahok. Sekarang belum ada nih," ujarnya.

Samsuri mengaku, untuk hari biasa atau tidak ada event yang berarti, rata-rata menerima order 10 papan per harinya.

"Kalau rata-rata sehari 10 lah," ujarnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com