Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Mei 2019 18:21 WIB

Upah Rata-rata Buruh RI Lebih Kecil Dibanding Malaysia

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Demo buruh/Foto: Rifkianto Nugroho Demo buruh/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Upah rata-rata buruh di Indonesia dinilai masih kecil. Menurut Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai upah rata-rata buruh di Indonesia lebih kecil dibandingkan beberapa negara tetangga di ASEAN.

Menurut Said, hanya Kamboja yang upah rata-rata buruhnya lebih kecil daripada Indonesia. Untuk Kamboja para buruh hanya digaji US$ 121 atau setara dengan Rp 1.694.000 per bulan (pada kurs Rp 14.000) sedangkan di Indonesia mencapai US$ 174 per bulan atau setara dengan Rp 2.436.000.

"Upah rata-ratanya saja, bukan upah minimum. Untuk Kamboja adalah US$ 121 per bulan, Indonesia di atas itu, US$ 174 per bulan," sebut Said di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019).


Sedangkan, kalau mau dibandingkan dengan Filipina, Malaysia, dan Thailand upah minimum Indonesia sangat jauh berbeda. Selisih terjauh adalah dengan Malaysia.

"Tapi kita di bawah Filipina, US$ 256 per bulan," kata Said.

"Kemudian Malaysia US$ 546 per bulan dan Thailand US$ 326 per bulan," tambahnya.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed