Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Mei 2019 23:15 WIB

Pemerintah Pede Bisa Kejar Target Pertumbuhan 5,3%

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah masih memiliki kesempatan mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,3% tahun ini. Keyakinan ini muncul karena realisasi pertumbuhan ekonomi triwulan I-2019 yang sebesar 5,07% atau naik tipis dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar 5,06%.

"Ya kita tinggal berjuang di kuartal II, kuartal III, kuartal IV, supaya lebih baik dari tahun lalu. Memang kan tidak jauh benar, Kita targetkan 5,3, tahun lalu kan 5,2," kata Darmin di Komplek Istana, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Meski naik tipis, dua indikator penting perekonomian nasional yaitu ekspor dam investasi realisasinya tidak seperti yang diharapkan pemerintah. Investasi tumbuh melambat sedangkan ekspor negatif.


Meski begitu, menurut Darmin, pemerintah memiliki strategi mengejar target perekonomian 5,3% di 2019. Antara lain, menggenjot ekspor komoditas yang berkaitan dengan industri 4.0 atau digitalisasi.

Selanjutnya, tetap mendorong ekspor produk makanan dan minuman. Lalu, sektor kimia, dan otomotif.

"Strateginya sudah kita jelaskan berkali-kali, apa saja yang akan kita kerjakan dengan ekspor," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan rendahnya kinerja ekspor selama tiga bulan pertama di tahun ini karena situasi global.


"Karena globalnya lagi tidak bagus, dan kita masih kesulitan untuk menemukan sektor unggulan. Sehingga masih bergantung kepada ekspor yang tradisional," kata Bambang.

Menurut Bambang, kinerja investasi pada kuartal I-2019 pun harus segera diperbaiki. Mengingat kontribusinya terhadap perekonomian nasional terbesar kedua setelah konsumsi rumah tangga.

Apalagi, melambatnya kinerja investasi lebih dikarenakan kewaspadaan para investor pada pelaksanaan pemilu yang berlangsung pada April 2019.

"Jadi semua komitmen investasi harus segera direalisasikan," kata Bambang. (hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed