Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 17 Mei 2019 07:14 WIB

Jawaban Pedas Sri Mulyani ke Poyuono Soal Boikot Pajak

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: dok. Pribadi Arief Poyuono Foto: dok. Pribadi Arief Poyuono
Jakarta - Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono membuat pernyataan yang kontroversial. Bagaimana tidak, dia mengajak masyarakat untuk boikot bayar pajak.

"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 di antaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate. Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5/2019).

Pernyataannya itu pun kritik pedas dari sejumlah pihak. Salah satunya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sri Mulyani mengatakan, pajak dapat digunakan untuk banyak hal, dari pembangunan infrastruktur hingga gaji pegawai. Bahkan, pajak juga dinikmati partai politik.

Kritikan juga datang dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Berikut berita selengkapnya:

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com