Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 19 Mei 2019 11:49 WIB

Kritik Fadli Zon yang Sebut Rezim Jokowi Gagal

Hendra Kusuma - detikFinance
1 Sebut Rezim Jokowi Gagal
Halaman 2 dari 3
Foto: Fadli Zon (Tsarina/detikcom) Foto: Fadli Zon (Tsarina/detikcom)

Dia mencatat setidaknya ada empat kabar buruk bagi perekonomian tanah air sepanjang April kemarin. Melalui akun Twitter @fadlizon, dirinya menyampaikan empat kabar buruk tersebut, Sabtu (18/5/2019).

"Dalam sebulan terakhir, saya mencatat setidaknya ada empat kabar buruk ekonomi yang muncul secara berturut-turut," cuit Fadli Zon.

Adapun, empat kabar buruk bagi perekonomian tersebut adalah, utang pemerintah, nilai tukar (kurs) rupiah, capaian pertumbuhan ekonomi, dan defisit atau tekor neraca perdagangan.

Pertama, soal utang, Fadli Zon mengatakan jumlanya terus meningkat sejak 31 Desember 2018, posisi utang adalah Rp 4.418,13 triliun. Pada akhir April 2019 jumlahnya telah meningkat menjadi Rp 4.528,45 triliun.

Kedua, kata Fadli Zon mengenai proyeksi penurunan target pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 yang menjadi 5,2%. Ketiga, mengenai nilai tukar atau kurs. Fadli menyebut, telah terjadi pelemahan pada nilai rupiah terhadap dolar AS.

Dia biang nilai tukar rupiah pada pertengahan Mei 2019 tercatat melemah 1,45% secara point to point dibandingkan dengan level akhir April lalu. Angka ini disebut melemah sekitar 1,36% secara rerata jika dibandingkan rerata bulan lalu.

Keempat, adalah defisit neraca dagang April 2019 yang menjadi rekor terparah sepanjang sejarah.

Tak lupa, Fadli mengaitkan hal ini dengan kecurangan Pemilu 2019 yang dia sebut kian masif.

"Jadi, jika demokrasi gagal ditegakkan, hukum gagal diangkat, dan kini ekonomi juga kian amburadul, maka rezim ini memang pantas disebut rezim gagal," katanya.

(hek/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com