Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Mei 2019 16:03 WIB

Menhub & Menteri PUPR Rapat Mudik Bareng DPR, Ini Hasilnya

Vadia Lidyana - detikFinance
Foto: Trio Hamdani/detikcom Foto: Trio Hamdani/detikcom
Jakarta - Komisi V DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Komisi V itu dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis, membahas persiapan penyediaan sarana dan prasarana transportasi dalam penanganan arus mudik lebaran 2019.

Rapat tersebut menghasilkan 5 kesimpulan. Pertama Komisi V DPR meminta Kementerian Perhubungan selaku Koordinator Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu tingkat Nasional Tahun 2019/1440 H bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BMKG, Basarnas dan Korlantas Polri serta operator pengelola jasa transportasi nasional, agar penyelenggaraan angkutan lebaran lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Kedua, Komisi V DPR RI meminta pemerintah untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mewujudkan peningkatan pelayanan antar moda dan antar wilayah, serta konektivitas yang andal dalam penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2019/1440 H," kata Fary membacakan kesimpulan rapat di ruang rapat Komisi V, Jakarta, Selasa (21/5/2019).


Ketiga, Komisi V DPR RI mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus dan melakukan antisipasi terhadap permasalahan yang terjadi pada arus mudik dan balik lebaran tahun 2019, antara lain penguraian cepat di lokasi berpotensi macet, perbaikan jalan rusak, meningkatkan kualitas pelayanan rest area (toilet, BBM, mushola, tenaga medis/posko kesehatan, dan ketersediaan tempat parkir).

Komisi V juga mendesak pemerintah memaksimalkan ramp check dan pengawasan pemberlakuan tarif di seluruh moda transportasi utamanya angkutan udara, menyelenggarakan penataan program mudik gratis dengan lebih baik, peningkatan frekuensi lalulintas dan jumlah sarana perkeretaapian, sehingga upaya peningkatan aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan dapat tercapai secara optimal.

"Keempat, Komisi V DPR RI sepakat mengagendakan rapat evaluasi tentang penanganan arus mudik dan arus balik lebaran segera setelah selesainya Operasi Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2019/1440 H," lanjutnya.


Kesimpulan kelima, Komisi V bersama mitra kerjanya akan melakukan kunjungan kerja spesifik meninjau persiapan infrastruktur penyediaan sarana dan prasarana transportasi dalam rangka penanganan arus mudik Lebaran tahun 2019/1440 H, pada tanggal 23-25 Mei 2019. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com