Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Jun 2019 12:50 WIB

DPR Pertanyakan Anggaran Renovasi Kementerian BUMN Rp 50 M

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Anggota DPR Fraksi PKS Slamet mempertanyakan anggaran renovasi yang diajukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada tahun depan, Kementerian BUMN mengajukan anggaran renovasi Rp 50,9 miliar.

Slamet mempertanyakan urgensi dari renovasi tersebut.

"Kira-kira bisa diberikan gambaran atau penjelasan urgensi renovasi sudah seberapa mendesaknya. Sehingga hanya renovasi relayout dibutuhkan anggaran cukup besar Rp 50,9 miliar," katanya dalam rapat kerja di Komisi VI DPR Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menanggapi itu, Menteri Perindustrian Airlanggar Hartarto yang mewakili Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dari informasi yang diterimanya renovasi diperlukan karena gedung Kementerian BUMN sudah lama. Renovasi diperlukan untuk memenuhi aspek keamanan.


"Dari informasi sekilas, renovasi diperlukan karena gedung yang ada sudah lama, dan aspek keamanan. Karena beberapa kejadian plafond banyak yang lepas-lepas, tidak hanya menampung 133 pegawai baru," katanya.

Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro mengatakan, pada tahun 2018 kementerian memang sudah melakukan renovasi. Tapi, itu hanya bagian luarnya.

"Tapi di dalamnya belum perbaikan selayaknya sehingga perlu di-relayout, inilah tambah di 2020 ada Rp 50,9 miliar," ujarnya.




Tonton juga video BW Pertanyakan Keabsahan Ma'ruf Amin sebagai Pejabat BUMN:

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com