Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Jun 2019 17:35 WIB

AP II Jajaki Gandeng Taksi Online Bawa Penumpang ke Kertajati

Mochamad Solehudin - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Bandung - Sejumlah persiapan terus dilakukan oleh berbagai pihak guna mendukung proses pemindahan sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Aksesibilitas menjadi salah satu fokus perhatian dalam proses pemindahan tersebut.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengungkapkan, ada 13 rute dengan jumlah penerbangan sebanyak 56 datang dan pergi yang akan dialihkan dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB mulai 1 Juli nanti. Berbagai persiapan tengah dilakukan untuk mendukung kelancaran pemindahan tersebut.

"Kita sepakati bahwa perpindahan sebagian rute dari Bandara Husein ke Kertajati (BIJB) akan berlangsung 1 Juli," katanya, saat ditemui di Hotel Mercure, Kota Bandung, Sabtu (22/6/2019).

Dalam proses pemindahan tersebut, yang paling menjadi perhatian adalah masalah aksesibilitas dari Bandung menuju BIJB. Pasalnya sejauh ini infrastruktur pendukung seperti Tol Cisumdawu yang diharapkan menopang keberadaan BIJB masih dalam proses pembangunan.


Untuk menyiasati hal itu, pihaknya bersama PT BIJB telah menyiapkan langkah agar masyarakat bisa tetap mudah mengakses bandara yang beroperasi pada 2018 lalu. Contohnya saja menyiapkan transportasi bus dengan menggaet Perum Damri hingga penyedia travel.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan segera menjalin komunikasi dengan para operator penyedia transportasi online. Karena menurutnya, dengan pemindahan sebagian penerbangan di Bandara Husein ke BIJB akan meningkatkan jumlah penumpang ke wilayah Majalengka.

"Kunci (agar pemindahan penerbangan berhasil) aksesibilitas darat harus diperbanyak. Transportasi darat menggunakan bus, travel. Kami akan segera diskusi dengan penyelenggara taksi online karena demand ada. Kolaborasi antar moda harus dilakukan (ke depannya)," ucapnya.

Namun, untuk mendukung operasional pemindahan pada 1 Juli mendatang prioritasnya memaksimalkan bus dan travel demi memberi kemudahan bagi masyarakat.

"Prioritas untuk tanggal 1 itu, bus dan travel dulu," katanya.


Dia memastikan secara keseluruhan proses pemindahan sejumlah rute penerbangan sudah siap. Dari sisi kesiapan bandara, BIJB juga sudah siap melayani penerbangan yang akan dilakukan.

"Jadi untuk 1 Juli tidak akan ada kendala. Prinsip tidak akan ada uji coba teknis kembali. Yang perlu dilakukan penyiapan ulang aspek fasilitas, infrastruktur, sistem ticketing dan paling penting sumber daya manusia," ujarnya. (idr/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com