Impor RI Mei Turun 17% Jadi US$ 14,5 Miliar

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 24 Jun 2019 11:36 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto/Foto: Suhariyanto (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia pada Mei 2019 tercatat sebesar US$ 14,53 miliar. Dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm), mengalami penurunan 5,62%.

"Dibandingkan bulan April 2019 berarti total impor kita menurun 5,62%," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).


Penurunan impor Mei terjadi di sektor migas dan non migas. Impor migas turun 6,41% dan non migas turun 5,48%. Sedangkan total impor Mei secara tahunan (year on year/yoy) turun 17,71%.

"Kalau total impor Mei 2019 yoy turunnya tajam yaitu 17,71%," ujarnya.


Meski keseluruhan impor mengalami penurunan, barang konsumsi mengalami kenaikan 5,62% mtm dan turun 10,86% yoy. Kenaikan impor dikarenakan bawang putih, anggur dan obat-obatan.

"Kemarin sudah terbukti bawang putih harganya agak tinggi pelan-pelan turun. kemudian grapes/anggur kita impor dari Australia, lalu ada shipbuilding material itu salah satu barang konsumsi yang diimpor, dan satu lagi obat-obatan," tuturnya. (ara/eds)