Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 06 Jul 2019 17:28 WIB

Sopir Damri Sempat Mogok, Kemenhub Lirik PPD Layani ke Soetta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kementerian Perhubungan/Foto: Ari Saputra Kementerian Perhubungan/Foto: Ari Saputra
Yogyakarta - Kementerian Perhubungan akan langsung menangani masalah pemogokan yang dilakukan pengemudi bus Damri tujuan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Rencananya, kalau aksi ini memanjang, operator lain akan masuk menjadi bus bandara.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani bahkan mengatakan bahwa seharusnya operator bus bandara bukan cuma satu. Hal ini bisa menghindari sistem monopoli.

"Memang sebetulnya, nggak boleh cuma satu operator yang melayani satu titik sehingga terjadi monopoli. Kalau mogok gini kita susah semua," kata Yani di Yogyakarta, Sabtu (6/7/2019).


Kalaupun aksi ini memanjang, Yani mengatakan pihaknya tidak segan untuk memberikan izin operator bus Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) untuk ikut masuk menyediakan layanan bus bandara.

"Kalau tidak langkah-langkah lain akan kita ambil. Misalnya PPD juga bisa ikut melayani. Nah kalau sudah PPD masuk, ada pesaingnya, mungkin berbeda," kata Yani.


Hingga kini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Perum Damri. Bahkan, Yani mengatakan akan langsung mendatangi manajemen Damri untuk menyelesaikan masalah ini.

"Sementara ini masih, saya akan cek terus, akan kontak terus direktur yang ada di Damri untuk segera menangani ini. Bahkan akan saya temui hari ini," kata Yani.

Simak Video "Kepanikan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Saat Gempa M 7,4"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com