Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Jul 2019 11:55 WIB

Viral Video Metromini Adang TransJakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
FOKUS BERITA Senja Kala Metromini
Jakarta - Ramai beredar video bus Metromini menghadang bus TransJakarta di tengah jalan. Seperti dilihat detikFinance, Selasa (9/7/2019), Metromini dalam video tersebut berusaha menghalangi TransJakarta untuk lewat.

Alhasil, bus TransJakarta pun berjalan dengan tersendat. Beberapa kali bahkan, sopir bus TransJakarta dipaksa rem mendadak karena bus Metromini di depannya berhenti mendadak.

Video tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram jakarta.terkini. Hingga kini, video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali oleh para pengguna Instagram.

Sopir Metromini sendiri memang memiliki riwayat tidak baik dengan TransJakarta.


Belum lama ini, detikFinance melakukan liputan khusus seputar kondisi terkini bisnis angkutan umum yang dilakoni Metromini.

Kepada detikFincne, Jali, seorang sopir trayek Metromini jurusan Blok M-Lebak Bulus, mengeluhkan kehadiran TransJakarta yang memojokkan sopir-sopir Metromini seperti dirinya.

Bahkan, setiap Jali 'narik' keluh sumbangnya terus muncul setiap bus tuanya didahului TransJakarta.

"Waduh sewa gue, colong aja terus, colong sewa gue aja nih TransJakarta. Penuh lagi tuh, sewa kita semua itu aduh!" kata Jali sambil sesekali memukul-mukul kemudinya, pada suatu perjalanan menuju Blok M dari Lebak Bulus, Januari lalu.

Jali bercerita dia dan kawan-kawan sopir Metromini lainnya, benar-benar kesal sejak TransJakarta mulai melebarkan sayap-sayap trayeknya yang juga melewati jalur trayek Metromini.

Apalagi setelah TransJakarta membangun shelter bus di Terminal Blok M. Menurutnya, perlakuan TransJakarta bagaikan mencoba mencuri 'sewa'-nya.


Saking tertekannya, Jali mengatakan pendapatannya pun minim. Kalau dulu, Rp 500 ribu bisa dikantongi sehari, kini Rp 200-300 ribu saja susah sekali. Bahkan, sudah sekali bolak-balik Lebak Bulus-Blok M saja, Rp 50 ribu pun belum dapat.

"Ya nggak banyak kalau sekarang mah, nembus Rp 500 ribu buat dibawa pulang aja udah jarang banget sekarang, paling Rp 200-300 ribu. Ini aja udah se-rit (bolak-balik) gocap aja belum dapat," kisah Jali sambil menghitung uangnya.


Bahkan, untuk setoran pun bos Jali sudah memangkas jumlahnya saking sepinya
penumpang Metromini, yang awalnya bisa sampai Rp 600 ribuan, sekarang cuma setengahnya. Meskipun sudah berkurang jumlahnya, seringkali uang setoran Jali tetap kurang.

Setiap kali setorannya kurang, Jali harus mempersiapkan telinganya untuk mendengarkan 'nyanyian merdu' bosnya. Sudah biasa Jali mendengarkan hal tersebut, "masuk kuping kiri, keluar kuping kanan saja lah," katanya.

Simak Video "Heboh Video Metromini Hadang TransJakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
FOKUS BERITA Senja Kala Metromini
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com