Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Jul 2019 12:07 WIB

Diusulkan Naik Gaji, TNI: Kemenkeu Punya Hitung-hitungan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi (Rolando/detikcom) Foto: Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi (Rolando/detikcom)
Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengusulkan kepada pemerintah agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) bisa naik gaji tahun depan. Saat ini, usulan itu masih dikaji Kementerian Keuangan.

Lantas, apa kata TNI soal usulan naik gaji tersebut?

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Sisriadi mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pasti telah memiliki hitungan terhadap rencana tersebut. Oleh karena itu, TNI menyerahkan seluruh rencana dan hitungan tersebut kepada Kemenkeu.

"Pemerintah pasti sudah punya hitungan-hitungan kita percaya sama pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Keuangan, kan punya hitungan-hitungan," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Senin (16/7/2019).


Dia mengatakan bahwa kesejahteraan TNI sudah diatur oleh pemerintah. Yang pasti, kata Sisriadi, TNI harus bisa mendapatkan kesejahteraan yang sesuai dengan kinerja dan pengabdiannya kepada negara.

"Itu sudah diatur, diusahakan prajurit mendapatkan kesejahteraan sesuai dengan kinerja, sesuai dengan pengabdian yang dihitung secara kuantitatif," jelasnya.


Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan saat ini usulan tersebut masih dikaji pemerintah. Karena itu, dia kembali meminta agar semua pihak dapat menunggu hasil keputusan tersebut pada Agustus 2019.

"Hal itu masih di-review pemerintah. Ada tidaknya nanti bisa dilihat di nota keuangan dan RAPBN 2020 pada Agustus nanti," katanya.

Simak Video "Sah! Panglima TNI Resmikan Koopssus TNI"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed