Kurangi Polusi Jakarta dengan Naik Angkutan Umum, Efektifkah?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 30 Jul 2019 10:00 WIB
Kurangi Polusi Jakarta dengan Naik Angkutan Umum, Efektifkah?
Foto: Agung Pambudhy

Transportasi publik menjadi salah satu pilihan yang bisa digunakan warga Jakarta untuk bepergian. Penggunaan transportasi publik juga menjadi salah satu cara untuk menekan polusi udara di Jakarta.

Menurut Ahmad, meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum jelas dapat menjadi langkah yang baik untuk kurangi polusi udara. Angkutan pribadi menurutnya, menyumbang 47-90% polusi udara di Jakarta.

"Sumber utama pencemaran udara kan transportasi kisarannya 47-90% kendaraan bermotor ya, dengan mengurangi kendaraan pribadi ya bisa jadi kurangi pencemaran itu. Saat ini kan layanan transportasi juga aman dan nyaman ya," kata Ahmad kepada detikFinance, Senin (29/7/2019).

Ahmad menjelaskan apabila warga Jakarta banyak yang meninggalkan kendaraannya dan beralih transportasi publik, polusi udara di Jakarta bisa ditekan hingga 50-90%.

"Kalau angkutan umum didorong dan ada peralihan di masyarakat yang masif ke angkutan umum minimal itu bisa 50% berkurangnya polusi udara, paling maksimal polusi udara di Jakarta kalau orang mau pakai transportasi publik bisa tinggal 10% saja polusinya (turun 90%)," kata Ahmad.

Dia menjelaskan penggunaan kendaraan pribadi di jalanan Jakarta yang macet bisa menambah polusi. Pasalnya penggunaan kendaraan pribadi menjadi lebih lama di jalanan yang macet.

"Faktornya gini kan kalau banyak orang pakai kendaraan pribadi kan jalanan ramai tuh macet di jalanan, nah itu meningkatkan intensitas pencemaran. Nah kalau pada pakai transportasi umum kan jalanan jadi sepi maka (polusi udara) berkurangnya sangat tajam," ucap Ahmad.