Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 16:41 WIB

Ada Stasiun Telaga Murni, Menhub Minta Warga Bekasi Naik Angkutan Umum

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Menhub Budi Karya Naik Kereta Bareng Vloger Cantik, (Vadhia Lidyana/detikFinance) Foto: Menhub Budi Karya Naik Kereta Bareng Vloger Cantik, (Vadhia Lidyana/detikFinance)
Jakarta - Hari ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan Stasiun Kereta Api Telaga Murni, di Desa Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Hari ini saya resmikan Stasiun Telaga Murni, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan bagi kita semua," tutur Budi Karya di Stasiun Telaga Murni, Bekasi, Selasa (13/8/2019).

Budi mengharapkan dengan adanya stasiun ini maka masyarakat dapat beralih menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi yang menyebabkan macet.

"Saya yakin bahwa fasilitas ini bisa memberikan layanan yang baik bagi masyarakat. Masyarakat bisa mendapatkan layanan yang baik sehingga meninggalkan angkutan-angkutan pribadi yang macet," ujar Budi.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, seiring dengan masa uji coba kelaikan stasiun yang sudah dilaksanakan sejak 18 Mei 2019, terdapat peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan.

"Sudah dilaksanakan uji coba kelaikan Stasiun Telaga Murni sejak 18 Mei hingga hari ini dan dinyatakan resmi laik beroperasi. Dengan adanya stasiun ini jumlah penumpang meningkat. Pada bulan Mei 2019 stasiun ini telah melayani penumpang sebanyak 30.648. Bulan Juni sebanyak 40.232 penumpang, dan bulan Juli 53.554 penumpang," papar Zulfikri.

Stasiun yang hanya melayani penumpang KRL commuter line ini dibangun dengan kerja sama Pemerintah Kabupaten Bekasi yang melibatkan peran swasta, Metland yang juga mengembangkan kawasan permukiman berdekatan dengan Stasiun Telaga Murni.

Sebagai informasi, pembangunan Stasiun Telaga Murni merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan PT Fajarputera Dinasti pada tahun 2014. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2018.


Pembangunan tersebut merupakan bentuk kerja sama dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi melibatkan peran swasta, dalam hal ini pengembang kawasan pemukiman di wilayah Kabupaten Bekasi dalam rangka membangun prasarana perkeretaapian.

Stasiun yang telah dilakukan uji coba pengoperasian sejak 18 Mei 2019 ini memiliki luas tanah 2,051 m2 dan luas bangunan 2,630 m2. Stasiun ini memiliki fasilitas peron 260 meter untuk melayani 12 (dua belas) rangkaian kereta.

Simak Video "Menhub Minta Tarif Promo Penerbangan Menuju Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed