Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Okt 2019 14:37 WIB

Jokowi Targetkan Orang RI Punya Rp 27 Juta/Bulan, Pengamat: Mimpi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya menyampaikan keinginannya agar Indonesia bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap. Pada 2045 masyarakat Indonesia diharapkan bisa memiliki pendapatan per kapita Rp 320 juta per tahun atau Rp 27 juta per bulan

Peneliti INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan pidato Jokowi usai pelantikan tak menyebutkan sama sekali soal resesi, perang dagang atau instabilitas politik.
Menurut dia, fokus jangka panjang seharusnya berhubungan dengan langkah strategis untuk menghadapi gejolak jangka pendek.

"Itu yang menurut saya masih kurang, sense of crisis-nya tidak kelihatan, jadi masih jualan mimpi," kata Bhima saat dihubungi detikcom, Senin (21/10/2019).


Dia menjelaskan, rencana tersebut masih 'ngawang-ngawang' dan yang terpenting adalah strategi untuk mencapai rencana itu yang juga belum dijelaskan. Saat ini, kata Bhima tantangan ekonomi dalam lima tahun ke depan semakin berat. Untuk mencapai pendapatan per kapita yang tinggi dibutuhkan pertumbuhan 9-10% yang konsisten.

"Jadi mimpinya masih ambisius di saat negara-negara lain di dunia mengalami slowdown dengan pertumbuhan yang rendah," jelas dia.


Dari pidato tersebut, menurut Bhima ada beberapa hal yang ingin dikerjakan presiden yakni lebih ke faktor fundamental seperti sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, simplifikasi, birokrasi, dan inovasi.

"Intinya presiden ingin loncat ke sektor yang high tech atau bernilai tambah tinggi, lebih ke strategi jangka panjang," ujarnya.

Simak Video "Jokowi Tak Ingin Pemborosan Anggaran Riset, Tagih Hasil Nyata"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com