Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 14 Nov 2019 13:08 WIB

Bakal Ada 2,2 Miliar Penduduk Muslim Dunia, Bisnis Halal Bisa Berkibar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wrjiyo (istimewa/BI) Foto: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wrjiyo (istimewa/BI)
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi syariah terus berkembang secara global. Perkembangan ini tak lepas dari pertumbuhan ekonomi halal khususnya industri makanan.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan potensi industri makanan halal pada 2023 mencapai US$ 1,8 triliun.

Hal ini karena jumlah penduduk muslim yang akan terus berkembang signifikan. Menurut dia, saat ini ada sekitar 1,8 miliar penduduk muslim di seluru dunia. Pada 2030 Perry menyebut akan ada sekitar 2,2 miliar penduduk muslim.

"Permintaan barang dan jasa halal juga akan terus meningkat dan makin besar. Ini potensi yang harus dilihat dan diperbesar lagi," kata Perry dalam acara INHALIFE di JCC, Kamis (14/11/2019).


Dia menjelaskan, permintaan produk makanan, fashion dan jasa bersertifikat halal akan terus meningkat di seluruh dunia.

Selain itu, ekonomi halal secara global akan berpotensi karena memiliki nilai jual yang tinggi dan dihasilkan dari ekonomi global dan tidak hanya muslim saja, tapi semua masyarakat dengan pemeluk kepercayaannya masing-masing.

"Bahwa ekonomi halal tidak hanya berpusat pada agama saja, tapi juga nilai kualitas yang tinggi dalam menghasikan produk halal," jelas dia.

Simak Video "Kemenag dan Ombudsman Bersinergi Terkait Jaminan Produk Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com