Erick Thohir Copot 4 Direktur Garuda

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 08 Des 2019 08:00 WIB
Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo

1. Erick Pecat Semua Direksi di Skandal Harley, Siapa Saja?

Pemberhentian sementara jajaran direksi Garuda Indonesia yang terlibat dalam kasus penyelundupan, berlaku mulai dinyatakannya keputusan Menteri BUMN Erick, dan juga Dewan Komisaris Garuda.

Meski belum menyebutkan siapa saja direksi yang terlibat selain Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara (AA), namun Dewan Komisaris akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) dalam waktu dekat untuk mengisi kekosongan jabatan sejumlah direktur tersebut.

"Saya belum bisa mengatakan (siapa saja direksi yang terlibat), tadi sudah disebutkan yang terlibat langsung maupun tidak langsung disampaikan di keputusan Dewan Komisaris akan diberhentikan sementara. Untuk penunjukannya Plt sesegera mungkin," kata Komisaris Utama (Komut) Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019).

Sejauh ini, nama-nama yang terlibat mulai terkuak. Adapun pihak-pihak yang diduga terlibat yaitu empat direktur yang tak memiliki izin dinas namun ikut menjemput pesawat baru ke Toulouse, Prancis.

Sebelumnya Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan ada empat direktur Garuda Indonesia yang ada di pesawat berisikan Harley tersebut namun tidak mengantongi izin dinas dari kementerian.

"Pertama, keempat direktur ini, kalau menurut Komite Audit yang ditandatangani Sahala (Komut) dan kawan-kawan, keempatnya tidak mendapat izin dinas Kementerian BUMN," ujar Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Berdasarkan manifest, keempat direktur tersebut adalah, I Gusti Ngurah Askhara (Direktur Utama Garuda), Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda), Mohammad Iqbal (Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha), dan Heri Akhyar (Direktur Capital Human).

Ari Askhara sendiri sudah ditetapkan bahwa ia diberhentikan dari jabatan Dirut Garuda pada tanggal 5 Desember 2019. Kala itu juga, Dewan Komisaris menunjuk pejabat definitif atau pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan.

Jabatan Plt Dirut tersebut diisi oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Fuad Rizal.



Simak Video "Erick Thohir Klaim Pendapatan Freeport Naik 100% dari Tahun Lalu"
[Gambas:Video 20detik]