Suram! Ritel Berguguran di 2019

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 31 Des 2019 10:42 WIB
Foto: Grandyos Zafna


Sedangkan Giant, awalnya memutuskan menutup 6 tokonya pada 28 Juli 2019 lalu. Direktur PT Hero Supermarket Hadrianus Wahyu Trikusumo mengatakan, penutupan 6 toko Giant tersebut disebabkan oleh persaingan ritel makanan di Indonesia yang semakin ketat.

"Ritel makanan di Indonesia mengalami peningkatan persaingan dalam beberapa tahun terakhir karena perubahan pola belanja konsumen. Giant adalah brand yang kuat namun kami harus terus beradaptasi untuk bersaing secara efektif dengan menerapkan program multi-year transformation untuk memberikan peningkatan jangka panjang," jelas Hadrianus dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (25/6/2019).

Hingga Mei 2019, Giant sendiri telah memiliki 125 toko yang tersebar di Indonesia. Artinya, dengan ditutupnya 6 gerai tersebut maka Giant hanya memiliki 119 toko di seluruh Indonesia.

Selang beberapa bulan, satu lagi gerai Giant ditutup. Kali ini giliran Giant Ekstra yang ada di Poins Square yang terpaksa harus gulung tikar pada September 2019. Dengan penutupan toko ini, totalnya selama 2019 Giant sudah menutup 7 toko.

Dari pantauan detikcom, setiap ada toko Giant yang mau tutup, toko bakal memberikan diskon gila-gilaan. Niatnya agar barang di toko cepat habis alias cuci gudang.