Utang Pemerintah Tembus Rp 4.778 Triliun

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 08 Jan 2020 05:31 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Jumlah utang pemerintah tembus Rp 4.778 triliun per 31 Desember 2019. Angka itu mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 4.814,31 triliun.

"Utang Rp 4.778 triliun. Turun dari November karena ada pelunasan," kata Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman di gedung Djuanda I, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Jumlah utang pemerintah Rp 4.778 triliun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Desember 2018. Bahkan, jika dihitung dari awal tahun ini maka jumlahnya naik ratusan triliun. Dengan jumlah Rp 4.778 triliun maka rasio utang 29,8% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Dengan begitu, apakah utang pemerintah masih aman? Lalu bagaimana dengan rasio utang negara tetangga?

Dengan total utang pemerintah yang mencapai Rp 4.778 triliun maka rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 29,8%. Angka itu masih jauh dari batas yang ditentukan oleh UU Keuangan Negara.

Rasio tersebut dianggap masih aman karena, bila mengacu UU 17/2013 tentang Keuangan Negara memperbolehkan rasio utang hingga menyentuh 60% dari PDB.

Meski demikian jika dihitung selama satu tahun penuh, maka utang pemerintah selama tahun 2019 naik Rp 279,44 triliun. Di mana pada Januari jumlahnya Rp 4.498,56 triliun dan pada Desember sebesar Rp 4.778 triliun.

Tidak hanya itu, jumlah utang pemerintah yang mencapai Rp 4.778 triliun juga mengalami kenaikan Rp 359,7 triliun jika dibanding dengan posisi Desember 2018 yang sebesar Rp 4.814,31 triliun.

Bagaimana perbandingan utang RI dengan negara tetangga?
Selanjutnya
Halaman
1 2 3