Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 27 Jan 2020 13:18 WIB

Kenangan Jokowi Berantakannya Pabrik Kapal Selam PAL 5 Tahun Lalu

Kanavino Ahmad Rizqo - detikFinance
Foto: Biro Pers Setpres
Surabaya -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini mengunjungi pabrik kapal selam milik PT PAL Indonesia (Persero). Dalam kunjungannya kali ini Jokowi melihat perbedaan yang berarti dari saat dia terakhir kali melakukan kunjungan pada 2015 yang lalu.

Jokowi mengatakan, saat itu dia melihat pabrik tersebut begitu berantakan. Bahkan menurutnya saat itu pabrik PT PAL tidak memiliki manajemen yang baik.

"Saya ingat saya masuk di PT PAL ini di 2015, mohon maaf harus ngomong apa adanya, saya masuk, saya melihat bahwa kelihatan tidak ada manajemennya di pabrik ini, di workshop ini. Mesin-mesin berceceran," ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/1/2020).

Saat itu, Jokowi mengaku langsung memerintahkan menteri terkait untuk melakukan pembenahan di tubuh PT PAL. Bahkan Jokowi juga memberikan suntikan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN ini untuk melakukan pembenahan.

"Saat itu saya langsung perintahkan kepada menteri untuk dibenahi. Kemudian seingat saya dikucurkan juga setelah itu PMN sebesar Rp 1,5 triliun," tambahnya.

Kini Jokowi kembali lagi setelah bertahun-tahun lamanya. Menurutnya saat ini terlihat ada perubahan yang signifikan.

"Saya ini orang pabrik jadi lihat masuk ke sebuah ruangan itu kelihatan, ada manajemennya atau tidak, tata kelolanya benar atau tidak. Kelihatan sekali," tambahnya.

Dalam kunjungannya Jokowi memang diagendakan untuk meninjau kapal selam KRI Alugoro-405. Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Keberhasilan pembangunan kapal selam Alugoro menjadikan Indonesia satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam.

Setelah itu, Jokowi menuju hanggar fasilitas produksi kapal selam untuk meninjau panel overhaul kapal selam KRI Cakra-401. Selain itu, dia juga dijadwalkan untuk memimpin rapat terbatas tentang kebijakan pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista).

Dia berharap PT PAL tak cuma bisa memproduksi produk militer tapi juga produk untuk kepentingan non militer. Bahkan dia berharap PT PAL bisa menjual produknya ke luar negeri.



Simak Video " Top! Kapal Selam Pertama Indonesia Lulus Tes Nominal Diving Depth"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com