Usulkan Fatwa Si Kaya Menikahi Si Miskin, Muhadjir: Itu Intermezzo

Andhika Prasetia - detikFinance
Kamis, 20 Feb 2020 15:51 WIB
Mendikbud, Muhadjir Effendy
Menko PMK Muhadjir Effendy/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengusulkan ada fatwa pernikahan lintas ekonomi. Usulan tersebut disampaikan kepada Menteri Agama Fachrul Razi

Apa alasan Muhadjir mengusulkan fatwa itu?

"Itu kan intermezzo. Fatwa kan bahasa Arabnya anjuran. Anjuran, saran. Silakan saja. Saya minta ada semacam gerakan moral bagaimana agar memutus mata rantai kemiskinan itu, antara lain supaya si kaya tidak memilih-milih, mencari jodoh atau menantu yang sesama kaya. Jadi gerakan moral saja," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Muhadjir menjelaskan ada fenomena di mana kecenderungan seseorang untuk menikah dengan yang memiliki kondisi ekonomi setara. Maksudnya si kaya menikah dengan si kaya, atau si miskin dengan si miskin.


Fenomena inilah yang menurut Muhadjir membuat lahirnya keluarga miskin baru.

"Salah satu yang saya amati walaupun belum penelitian mendalam, perilaku ini adalah dipengaruhi perilaku masyarakat di mana orang mencari kesetaraan. Yang kaya mencari sesama kaya, yang miskin juga cari sesama miskin. Karena sesama miskin, lahirlah keluarga baru yang miskin," ujarnya.

Namun usulan tersebut masih sebatas intermezzo. Muhadjir menegaskan usulan dalam fatwa tidak bersifat wajib.

"Nggak. Mana ada anjuran mengikat? Jangan seolah dipelesetkan jadi wajib," ujar Muhadjir.



Simak Video "Menko PMK Tegur Keras Anies Gegara Data Bansos"
[Gambas:Video 20detik]
(dkp/hns)