Ribuan Jemaah Umrah dari Indonesia Timur Batal Berangkat

Muhammad Nur Abdurrahman - detikFinance
Kamis, 27 Feb 2020 15:43 WIB
Ketua Umum SAPUHI Syam Resfiadi melaporkan jemaah umrah Indonesia per pukul 12.00 WIB sudah tak bisa terbang ke Arab Saudi. Begini situasinya.
Ilustrasi jemaah umrah tertahan di bandara karena Arab Saudi menyetop penerbangan/Foto: Dok. Pribadi/Noviadi
Makassar -

Ribuan calon jemaah embarkasi Makassar akan tertunda keberangkatannya karena Arab Saudi menyetop kedatangan jemaah umroh. Terkait hal tersebut, DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi Maluku Papua akan memberi pemahaman pada ribuan calon jemaah yang sudah siap berangkat, untuk memahami kebijakan luar negeri pemerintah Arab Saudi.

Ketua DPD AMPHURI Sulampapua, Azhar Gazali dalam keterangannya, menyebutkan pihaknya segera akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti bagian visa, perhotelan, dan maskapai, guna menyikapi penundaan pemberangkatan jemaah umroh, yang diperkirakan hingga pertengahan Maret nanti.

"Kita berharap penundaan ini tidak lama, karena ini juga untuk kepentingan negara-negara Islam dan pemerintah Saudi sendiri sebagai penjaga Haramain," ujar Azhar.


Menurut Azhar, setiap pekan rata-rata jemaah yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 1.200 orang, atau rata-rata per tahun sebanyak 60.000 jemaah, yang terbang melalui hub bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan penangguhan sementara sebagai upaya pemerintah Arab Saudi mencegah penyebaran virus corona. Penangguhan itu pun atas rekomendasi Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Penangguhan ini berlaku untuk semua negara termasuk Indonesia.

Sementara itu, Branch Communication Manager Soekarno-Hatta International Airport Haerul Anwar mengatakan penerbangan ke Arab Saudi sudah disetop sejak siang tadi. Padahal tadi pagi penerbangan menuju Arab Saudi masih berjalan normal. Hal itu dibenarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pihak maskapai penerbangan.

"Iya, sementara kan ini semenjak ada announced dari Kementerian di Saudi Arabia ya, Indonesia termasuk salah satu negara yang memang sementara ini di-close untuk penerbangannya. Gitu lho," kata dia saat dihubungi detikcom, Kamis (27/2/2020).


Haerul menjelaskan penerbangan ke Arab Saudi memang masih berjalan normal pagi tadi. Namun per saing ini penerbangan sudah ditutup.

"Kalau tadi sebagian sih sudah ada beberapa slot yang pagi ya berangkat ke Saudi. Cuma terus jam 1 kan, setelah jam 1 siang ini dari sana nggak terima lagi," ujarnya.



Simak Video " Curhat Jemaah yang Gagal Umrah: Bagasi Masuk, Tapi Batal Terbang"
[Gambas:Video 20detik]
(mna/hns)