Ekspor-Impor Dihantam Corona, Pengusaha Logistik Babak Belur

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 14 Mar 2020 08:15 WIB
Kesibukan Pelabuhan Tanjung Priok tak pernah berhenti berdenyut. Kegiatan bongkar muat barang menjadi pemandangan sehari-hari. Yuk kita lihat aktivitas bongkar muat di pelabuhan yang terletak di Jakarta Utara tersebut.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy

Sementara itu, Ketua Umum Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional (Indonesia atau Indonesian National Shipowners' Association/INSA) Carmelita Hartoto mengatakan sektor pengiriman batu bara yang paling banyak ke China terdampak virus corona.

Khususnya, pada sektor transportasi laut penunjang pengiriman batu bara. Mulai dari tug & barge, floating crane, dump truck, dan stevedoring bongkar muat batu bara pada pelabuhan muat di Indonesia mengalami penurunan.

"Jumlah muatan export dan import terutama untuk tujuan China dan dari China, apalagi batu bara, berkurang drastis. Hal ini berdampak tidak langsung pada kegiatan penunjang. Untuk penunjang exports transhipment batu bara jadi turun," kata Carmelita ketika dihubungi detikcom.

Carmelita juga menyebut kebutuhan spare part untuk kapal pelayaran menjadi sulit. Dia menjelaskan selama ini, suku cadang banyak yang diimpor dari China.

"Kebutuhan barang-barang seperti spare part yang berasal dari China juga menjadi lebih lama prosesnya. Harganya juga lebih mahal," kata Carmelita.



Simak Video "Update Corona RI 7 Desember: Bertambah 261 Kasus, 420 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]