Tangkis Imbas Corona, Trump 'Suntik' Warga AS Rp 16 Juta/Orang

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 20 Mar 2020 13:57 WIB
Donald Trump tutup akses wisatawan Eropa
Presiden AS Donald Trump/Foto: (Reuters)
Jakarta -

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin mengatakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan memberikan bantuan kepada warga AS. Bantuan itu berupa US$ 1.000 atau Rp 16 juta (Kurs Rp 16.000/US$) per orang dewasa dan US$ 500 (Rp 8 juta) per anak dalam menghadapi dampak virus corona (COVID-19).

"Bantuan akan dibagi menjadi dua bagian besar, yakni US$ 1.000 (Rp 16 juta) per orang dewasa dan US$ 500 (Rp 8 juta) per anak. Jadi rata-rata keluarga terdapat empat anggota, bantuan yang dikirimkan sebesar US$ 3.000 (Rp 49 juta) " jelas Mnuchin saat menjabarkan rinician rencana administrasi, dikutip dari CNBC Kamis (19/3/2020).

Mnuchin menjelaskan total bantuan yang sudah dibahas bersama pimpinan Kongres AS sejumlah US$ 500 miliar. Mnuchin menambahkan, bantuan ini dikirimkan sebagai bagian dari paket stimulus besar-besaran untuk menumpulkan dampak dari krisis virus corona.

Proposal administrasi Trump dibuat ketika stok kebutuhan terus turun, pengangguran mulai meningkat dan jumlah orang di AS yang terinfeksi dan meninggal akibat corona (covid-19) terus berkembang. Bantuan ini akan dikeluarkan setelah Kongres menyetujui dan langsung dikeluarkan dalam tiga minggu.

"Begitu Kongres meloloskan ini, kami mengeluarkan ini dalam tiga minggu. Dan, enam minggu kemudian, jika presiden mengatakan saat ini masih darurat corona secara nasional, kami akan memberikan US$ 3.000 lagi, "kata Mnuchin.

Mnuchin juga mengatakan, bahwa AS akan memberi bantuan untuk usaha kecil di AS sebesar US$ 300 miliar. Sebesar US$ 200 miliar akan dialokasikan untuk fasilitas serta pinjaman yang dijamin untuk maskapai dan industri penting lainnya yang terdampak krisis akibat virus corona.

Rencana pemerintah AS tersebut mungkin menghadapi pertentangan di Capitol Hill.

"Mengirim bantuan berupa uang satu atau dua kali saja tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang kehilangan pekerjaan mereka," kata Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, D-N.Y., Rabu (18/3/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Per 7 Juli, Pemerintah Periksa 17.816 Spesimen Corona di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]