Gudang-gudang Milik Amazon Ikut Terpapar Corona

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 26 Mar 2020 11:25 WIB
Logo Amazon, Amazon
Logo Amazon
Jakarta -

Sebanyak 10 gudang milik perusahaan e-commerce multinasional asal Amerika Serikat (AS), yakni Amazon, terpapar virus corona.

Melansir CNN Business Kamis (26/3/2020), fasilitas gudang Amazon yang terpapar corona pertama kali ialah di Queens, New York. Seminggu kemudian satu orang yang bekerja di Staten Island Amazon, New York, positif corona.

Perusahaan juga mengkonfirmasi kasus serupa di Joliet, Illinois, pada Rabu sore waktu setempat. Kasus positif lainnya telah dilaporkan di fasilitas Amazon di Lembah Moreno, California; Jacksonville, Fla.; Shepherdsville, Ky. ; Brownstown, Mich. ; Kota Oklahoma, Okla. ; Katy, Texas; dan Patrick, Kon.

Atas kejadian itu, Amazon telah menutup sementara beberapa gudang, seperti lokasi Queens. Amazon akan mengambil langkah-langkah ekstrem untuk memastikan keselamatan karyawan di gudang kami.

Amazon mengatakan langkah itu termasuk pembersihan secara menyeluruh seperti pada pegangan pintu yang dibersihkan secara teratur, tombol lift, loker dan layar sentuh, dan kursi di ruang istirahat.

Kasus COVID-19 ini akan mengancam dan mengganggu pengiriman barang, terutama ketika jutaan orang Amerika menjadi lebih bergantung pada layanan online karena mereka dianjurkan harus tetap di rumah.

Perusahaan telah mengumumkan tentang waktu pengiriman yang lebih lama, dan menganjurkan pelanggan untuk memilih pengiriman yang tidak terburu-buru jika kebutuhan mereka tidak mendesak.

Amazon sendiri mengalami lonjakan permintaan yang sebanding dengan lonjakan periode liburan puncak seperti Black Friday. Meningkatnya permintaan belanja online di Amazon akan terus bertambah karena orang Amerika berhenti mengunjungi toko offline.

Para pekerja Amazon mengatakan kebijakan social distracting di Amazon tidak terealisasikan di area gudang, di mana kondisi ketat di area loker memaksa karyawan tetap berdekatan dan berpapasan.

Meski begitu, Amazon menegaskan karyawannya yang dikarantina selama 2 minggu akan tetap mendapatkan gaji selama masa karantina.



Simak Video "Pandemi Corona Bikin Harga Saham Amazon Selangit!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)