Gaji 69.000 Karyawan GM Dipotong 20%

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 27 Mar 2020 16:15 WIB
Chevrolet Bolt EV autonomous test vehicles are assembled at General Motors Orion Assembly in Orion Township, Michigan. (Photo by Jeffrey Sauger for General Motors)
Foto: Pool (Carsscoop)
Jakarta -

Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat (AS), General Motors (GM) memotong gaji 69.000 karyawannya sebesar 20%.

Hal ini dilakukan guna menghemat biaya perusahaan agar tetap bisa berproduksi dalam hadapi krisi Covid-19.

Sekitar 6.500 karyawan GM di Negeri Paman Sam akan mendapatkan cuti berbayar, gaji yang akan dibayar sebesar 75% dari gaji mereka.

Selain karyawan, direksi juga mengalami pemotongan gaji sebesar 5% sampai 10% untuk kompensasi mereka. Sedangkan gaji komisaris GM dipotong sebesar 20% dari total kompensasinya.

"Neraca yang dimiliki bisnis GM sangat kuat sebelum pandemi Covid-19, maka diharapkan langkah yang kami lakukan akan mengembalikan neraca tersebut secepat mungkin setelah krisis Covid-19 ini," kata pihak GM, dilansir dari CNBC, Jumat (27/3/2020).

Saham GM ditutup naik 5% menjadi US$ 22,56 pada perdagangan Kamis (26/3/2020) waktu setempat. Sahamnya sempat sedikit turun setelah Ford ditutup turun 2,6%, setelah itu naik sedikit di sesi berikutnya.


Kamis lalu Ford Motor mengumumkan 300 eksekutif akan dipotong gajinya sebesar 20-50% selama lima bulan ke depan dalam upaya melawan krisis perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

Dua produsen mobil Detroit dan juga Fiat Chrysler pekan lalu menutup operasi pabriknya setelah tekanan dari United Auto Workers (AUW) guna mengurangi penyebaran virus ke pekerja mereka.



Simak Video "Kriteria Penerima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu dari Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)