Dapat Suntikan Rp 17 T, Saham Nintendo Melesat

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2020 14:10 WIB
nintendo NX
Foto: Istimewa
Jakarta -

ValueAct Capital Partners menanam modal sekitar US$ 1,1 miliar setara Rp 17 triliun (Rp 15.400/US$) di Nintendo. Dari aksi korporasi tersebut ValueAct mendapatkan 2% atau sekitar 2,6 juta saham Nintendo.

Saham Nintendo pun naik lebih dari 2% pada pembukaan perdagangan di Tokyo. ValueAct pertama kali mulai membeli saham Nintendo pada April 2019, menumbuhkan posisi Nintendo pada pasar saham.

Selain itu, membuat pemilik game Mario dan Donkey Kong yang menjadi hit internasional dapat bersaing dengan perusahaan elektronik konsumen di Jepang. Masa depan Nintendo cerah dan berpotensi terus tumbuh dalam bisnis perangkat lunak serta memiliki ruang untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang bergerak di bisnis hiburan.

Sebelumnya, ValueAct yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat itu, telah melakukan beberapa pertemuan dengan manajemen Nintendo.

"Kami dan ValueAct telah terlibat dalam berbagai percakapan.Namun, kami tidak dapatmengungkapkan konten dialog kami dengan investor kami,"kata Nintendo. Dikutip dari CNBC.com, Rabu (22/4/2020).

Menurut ValueAct Nintendo memiliki peluang untuk menjadi perusahaan digital terbesar di dunia setara dengan Netflix, Disney +, Tencent Interactive Entertainment dan Apple Music.

"Kami percaya Nintendo akan menjadi salah satu layanan media digital terbesar di dunia, dalam kategori setara dnegan Netflix, Disney +, Tencent Interactive Entertainment dan Apple Music," kata pihak ValueAct.

Beberapa minggu yang lalu ValueAct, yang memiliki aset senilai US$ 12,3 miliar (Rp 191 triliun) mengambil 7% saham pembuat chip dan bahan display JSR Corp. Selain itu, tahun lalu mitra ValueAct Rob Hale bergabung dengan dewan Olympus.



Simak Video "China Sambut Terpilihnya Yoshihide Sebagai Ketua Partai di Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)