BPS Catat Inflasi April 0,08%

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 04 Mei 2020 11:10 WIB
Kepala BPS Suhariyanto memberikan keteranga pers di Jakarta, Senin (17/2/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2019 sebesar 71,92, lebih tinggi dari IPM tahun 2018 yang sebesar 71,39.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April sebesar 0,08%. Dengan angka inflasi ini berarti inflasi Januari-April 2,67%.

"Untuk indikator pertama, iInflasi April 2020. Perkembangan harga berbagai komoditas meunjukan kenaikan sangat tipis di April. Hasil pemantaun di 90 kota pada April terjasi inflasi 0,08%," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Dari 90 kota, ada 39 yang alami inflasi, sebaliknya 51 kota deflasi, di mana inflasi tertinggi di Baubau, Sulawesi Tenggara 0,88%.

Sementara Inflasi terendah terjadi di Cirebon, Balikpapan. Sedangkan deflasi tertinggi di Pangkal Pinang sebesar -0,92% dan deflasi terendah terjadi di Bogor dan Semarang sebesar -0,02%

"Bisa dilihat pergerakan inflasi ini tidak biasa jika dibandingkan pola sebelumnya. Ketika masuk bulan Ramadhan inflasinya meningkat, tapi tahun ini melambat dari Maret 0,10% dan sekarang 0,08%," beber Suhariyanto

"YoY juga melambat, pattern ini tidak biasa, biasanya Ramadhan dan Idul Fitri meningkat, tapi tahun ini karena situasi tidak biasa akibat COVID jadi berubah. Jadi 0,08% inflasi ini melambat," sambung dia.



Simak Video "Terkait PSBB, BPS: 72% Responden Jalankan Imbauan di Rumah Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)