Gaji Kecil, Guru Honorer Ini Ajak Teman Seprofesinya Jadi Youtuber

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 13:55 WIB
Ankara, Turkey - October 11, 2011:  Close up view of the YouTube home screen.The iPad is produced by Apple Computer, Inc.
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Seorang guru honorer di Purworejo bernama Yan Budi Nugroho mengajak teman seprofesinya untuk mengambil kerja sampingan jadi Youtuber. Hal ini untuk menutupi kekurangan upahnya yang hanya Rp 200.000 per bulan.

"Dari awal saya masuk di dunia pendidikan saya mendapat upah Rp 50.000 terus naik Rp 100.000, terus naik Rp 150.000, terus sampai Rp 200.000 sekarang sejak 2018. Saya mengajak semua guru untuk menjadi Youtuber supaya bisa mendapat insentif sendiri dari hasil karya kita sendiri," kata Yan kepada detikcom, Selasa (9/6/2020).

Cara ini diharapkan dapat mengangkat derajat guru honorer yang sering dilupakan. Dia sendiri membuat konten beberapa hari ini lewat akun Youtube-nya Yan Budi Nugroho. Ide muncul karena Yan merasa belum ada Youtuber yang khusus mengangkat isu pendidikan.

"Dari semua Youtuber yang saya tahu, yang hasilnya miliaran itu tidak ada yang menyentuh ke dunia pendidikan. Padahal dunia pendidikan itu sangat penting sama halnya dengan kesehatan jadi harus tetap berlanjut," ucapnya.

Meskipun dari Youtube-nya belum menghasilkan uang saat ini, Yan berharap ke depan bisa menjadi Youtuber yang bisa menghasilkan uang banyak. Uang tersebut akan digunakan untuk dunia pendidikan dan kesejahteraan guru honorer.

"Kalau saya sendiri nanti tujuannya untuk dunia pendidikan dan honorer. Jadi ketika nanti dapat dimonetisasi, uangnya akan saya jadikan ke sana, lebih ke sosial bukan untuk diri saya pribadi," imbuhnya.

Selain mencoba jadi Youtuber, Yan sudah lebih dulu bekerja sampingan untuk menutupi kekurangan gajinya. Seperti usaha bakso bakar yang dijual selama mengajar dan usaha pakaian online.

"Tentang bakso bakar nggak besar, jadi saya memang jual bakso bakar tapi hanya untuk lingkup sekolah. Jadi ketika saya mengajar, paginya saya jualan dulu sebelum anak-anak masuk. Terus saya jualan online jilbab, pakaian-pakaian bareng sama calon istri saya. Itu usaha bareng jadi untuk hasilnya saya nggak terlalu ambil biarin saja untuk usaha calon istri saya," urainya.

Selain itu, ia juga mengandalkan hobinya menulis untuk dimuat hingga menghasilkan uang. Dikarenakan kesukaannya untuk berwirausaha, Yan tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Saya ikut organisasi HIPMI dan saya jadi anggota di bidang Hubungan Internasional untuk periode 2019-2023," sebutnya.



Simak Video "Nadiem: Cukup Banyak Guru Honorer yang Gajinya Rp 100 Ribu-Rp 300 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)