Aplikasi Streaming Video Ini Suspend Akun Kampanye Donald Trump

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2020 08:50 WIB
President Donald Trump speaks during a campaign rally at the BOK Center, Saturday, June 20, 2020, in Tulsa, Okla. (AP Photo/Evan Vucci)
Foto: AP/Evan Vucci
Jakarta -

Twitch, aplikasi streaming video game online ternama di Amerika Serikat (AS) menangguhkan atau melakukan suspend terhadap akun kampanye milik Presiden Donald Trump. Twitch menyatakan konten berisi ujaran kebencian tidak diperbolehkan beredar di platform tersebut.

"Sejalan dengan kebijakan kami, channel milik Presiden Trump telah ditangguhkan sementara dari Twitch karena komentar yang dibuat dalam sebuah tayangan dan konten yang menyinggung telah dihapus," kata Juru Bicara Twitch Brielle Villablanca seperti dilansir dari CNN, Selasa (30/6/2020).

Twitch memaparkan, video kampanye Trump pada tahun 2016 baru-baru ini terus diputar ulang di platform tersebut. Dalam video itu, Trump menyebut pemerkosa dan penjahat Meksiko, di mana itu tercatat sebagai ujaran kebencian dan melanggar kebijakan Twitch.

Selain itu, video kampanye Trump pada 20 Juni 2020 lalu, di Kota Tulsa, negara bagian Oklahoma juga tercatat melanggar kebijakan Twitch. Pasalnya, dalam kesempatan itu Trump melontarkan ucapan rasisme menggunakan kata 'hombre'.

Hombre adalah istilah yang digunakannya pada kampanye pertamanya di tahun 2016 untuk melabeli orang-orang yang datang ke AS secara ilegal dan Trump menyerukan deportasi bagi orang-orang tersebut. Ia pun kerap kali melontarkan kata-kata 'hombre yang buruk'.

Keputusan Twitch menangguhkan konten-konten tersebut diambil sebagai upaya perusahaan memerangi ujaran kebencian dan pelecehan pada platformnya.

Namun, hingga saat ini tim sukses kampanye Trump belum memberikan tanggapan atas penangguhan tersebut.



Simak Video "Susul Twitter, Kini Facebook Cs Juga Blokir Video Kampanye Trump"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)