Jelang PS 5 Lahir, Sony Suntik Rp 3,5 T ke Pencipta Game Fortnite

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 10:36 WIB
pameran sony 40 tahun
Foto: The Verge
Jakarta -

Sony menyuntikkan US$ 250 juta atau setara Rp 3,57 triliun (kurs Rp 14.300) kepada Epic Games. Epic Games merupakan perusahaan penerbit game yang tengah tenar yakni Fortnite.

Pembuat konsol PlayStation ini akan mengambil saham minoritas di Epic Games. Hal itu sudah diumumkan kedua perusahaan pada Kamis kemarin dalam kesepakatan investasi strategis yang memperluas hubungan antara kedua perusahaan.

Selain dikenal karena membuat game-game terkenal seperti Fortnite dan waralaba game Gears of War, Epic dipandang sebagai pemain utama dalam industri video game berkat perangkat lunak mesin permainan Unreal yang menggerakkan banyak game top dunia. Perusahaan ini juga menjalankan toko video game online yang bersaing dengan Steam.

"Teknologi Epic yang kuat di bidang-bidang seperti grafik, menempatkan mereka di garis depan pengembangan mesin game dengan Unreal Engine dan inovasi lainnya. Tidak ada contoh yang lebih baik dari ini selain pengalaman hiburan revolusioner, Fortnite," kata CEO Sony, Kenichiro Yoshida dilansir dari CNBC, Jumat (10/7/2020).

"Melalui investasi kami, kami akan menjajaki peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dengan Epic untuk menyenangkan dan membawa nilai bagi konsumen dan industri pada umumnya, tidak hanya dalam game, tetapi juga melintasi lanskap hiburan digital yang berkembang pesat," tambahnya

Ampere Analysis, lembaga peneliti game menilai kerjasama keduanya akan lebih luas, bukan hanya di bidang game.

"Epic semakin aktif dalam produksi di berbagai pasar hiburan dan memungkinkan konvergensi konten melalui Fortnite. Sebagian besar ini sejalan dengan bisnis yang berbeda di Sony," kata Kepala Peneliti Ampere Analysis, Piers Harding-Rolls.

Ini adalah kesepakatan penting bagi Sony sebagai salah satu merek game top dunia. Epic yang kepemilikan sahamnya secara pribadi juga didukung oleh perusahaan game China Tencent.

Kabar investasi ini muncul ketika Sony bersiap untuk meluncurkan konsol PlayStation 5 akhir tahun ini. Perusahaan Jepang ini telah mengintensifkan persaingannya dengan Microsoft yang gempar meyakinkan para gamer untuk membeli perangkat generasi berikutnya atas Xbox Series X mendatang.



Simak Video "Perilisan PS5 di India Terhalang Masalah Merek Dagang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)