Bos KAI Buka-bukaan Kronologi Penemuan Rp 500 Juta di KRL

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 13 Jul 2020 13:47 WIB
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo
Foto: dok. PT KAI
Jakarta -

Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo memberi penjelasan lengkap atas penemuan uang Rp 500 juta di KRL. Uang tersebut ditemukan oleh Egi Sandi dan Mujenih.

Egi merupakan petugas pengawal kereta. Ia bertugas mengamankan naik-turunnya penumpang termasuk di masa pandemi mengawal protokol COVID-19.

"Egi yang pertama kali sekali menemukan plastik hitam yang isinya ternyata uang Rp 500 juta," katanya di Kementerian BUMN dan disiarkan secara online, Senin (13/7/2020).

Sementara, Mujenih merupakan petugas kebersihan dengan status outsourcing. Tugasnya, membersihkan KRL ketika operasi.

Usai ditemukan, Egi dan Mujenih bersama-sama menyerahkan barang tersebut ke petugas layanan penumpang (passenger service) di Stasiun Bogor. Kemudian, temuan dimasukkan ke sistem kehilangan barang.

Sejalan itu petugas mendapat laporan kehilangan barang dari penumpang.

"Petugas mendapat laporan ketinggalan barang dari seorang bapak yang sudah sempat get out dari stasiun," ujarnya.

Sesuai prosedur, katanya, penumpang yang kehilangan barang diarahkan ke passenger service yang didampingi oleh anggota TNI hingga kepala stasiun. Kemudian, dilakukan verifikasi.

Setelah dilakukan verifikasi dan pendataan, barang-barang itu diserahkan ke penumpang yang disaksikan oleh para saksi.

"Barang tersebut dikembalikan dengan saksi-saksi tersebut kemudian penumpang mengucapkan terima kasih atas ditemukannya barang-barang tersebut," terangnya.



Simak Video "Physical Distancing di KRL, Penumpang Dibatasi 35 Persen Per Gerbong"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)