Sederet Bos BUMN di Pusaran Kasus Korupsi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 26 Jul 2020 20:18 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Kasus korupsi kembali lagi terjadi di kubu perusahaan pelat merah alias BUMN. Terakhir, eks Dirut Jasa Marga Dessy Arryani dijaring KPK sebagai salah satu tersangka kasus korupsi infrastruktur.

Kasus yang menjerat Dessy terjadi saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero). Kasus korupsi terjadi di sekitar tahun 2009-2015.

Dessy disebut terlibat dan mengetahui penunjukan sejumlah perusahaan subkontraktor untuk menggarap pekerjaan fiktif. Perusahaan yang ditunjuk itu diduga tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.

Dia dijadikan tersangka bersama Jarot Subana selaku mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan Fakih Usman selaku mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada Kamis 23 Juli lalu.

Sebelum ketiga tersangka itu, KPK menjerat dua orang sebagai tersangka. Kedua tersangka itu adalah Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2011-2013 Fathor Rachman dan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014 Yuly Ariandi Siregar.

Kasus korupsi di badan usaha pelat merah sendiri tak cuma terjadi sekali. Beberapa direksi hingga direktur utama BUMN banyak yang terjerat dalam pusaran korupsi.

Dari catatan detikcom, berikut ini deretan kasus korupsi yang menjerat pejabat BUMN:

1. Sofyan Basir

Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada April 2019. Terseretnya Sofyan menjadi perhatian besar, sebab saat itu dia adalah orang nomor satu di salah satu BUMN terbesar di Indonesia, PT PLN (Persero).

Sofyan ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan kasus suap proyek PLTU Riau-1.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dengan tersangka SFB (Sofyan Basir) diduga membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Budisutrisno Kotjo," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Namun akhirnya mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir divonis bebas. Sofyan dinyatakan tidak terbukti memfasilitasi pemberian suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo kepada mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Mensos Idrus Marham.

Buka halaman selanjutnya untuk tahu lebih banyak.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ombudsman RI Sebut Ratusan Komisaris Rangkap Jabatan di BUMN"
[Gambas:Video 20detik]