Pizza Express Tutup Puluhan Toko dan PHK 1.100 Pekerja

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2020 17:05 WIB
Kurir Pizza Dapat Tip Rp 1,4 Juta
Foto: NBC Montana & iStock
Jakarta -

Grup restoran Pizza Express akan menutup sekitar 67 restoran di Inggris dan mengeluarkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk 1.100 pekerja. Keputusan itu dilakukan sebagai bagian dari rencana retrukturisasi besar-besar yang diakibatkan pandemi virus Corona.

Managing director Inggris dan Irlandia untuk Pizza Express Zoe Bowley mengatakan keputusan yang perusahaan ambil sebagai upaya restrukturisasi keuangan perusahaan. Langkah ini dianggapnya upaya positif demi kelangsungan perusahaan.

"Kami harus membuat beberapa keputusan yang sangat sulit. Sebagai hasilnya, dengan berat hati kami secara permanen menutup sebagian dari restoran kami, dan terpaksa kehilangan pekerja kami," kata Bowley, dikutip dari Daily Star, Selasa (4/8/2020).

"Ini sangat menyedihkan bagi keluarga Pizza Express dan kami akan melakukan segala yang kami bisa lakukan untuk mendukung tim kami saat ini," tambahnya.

Bowley mengungkapkan bahwa restoran akan tetap dibuka untuk jam makan malam melalui pengiriman. Selanjutnya dibeberapa periode mendatang saat restoran dibuka perusahaan akan memperluas kebijakan jarak sosial untuk melindungi 9 ribu pekerja yang tersisa.

"Tanda-tanda awal dari restoran yang telah dibuka kembali sangat menggembirakan dan kami berharap pelanggan setia kami terus mendukung kami sekarang lebih dari sebelumnya," ungkap Bowley.

Selain itu sebagai dampak restrukturisasi, franchise di Italia dan China direncanakan akan dijual. Franchise di China akan dijual setelah mencatat total utang restoran mencapai 735 juta pound sterling setara Rp 13,9 triliun (kura Rp 19.000)

Pizza Express, pertama kali dibuka di London pada tahun 1965, sekarang memiliki lebih dari 470 cabang di Inggris serta 100 di luar negeri.



Simak Video "Gojek Beri Paket Pesangon ke 430 Karyawan yang Kena PHK"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)