Argentina Dapat Keringanan Bayar Utang Rp 942,5 T

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2020 08:40 WIB
Bendera Argentina
Foto: Internet
Jakarta -

Argentina telah mencapai kesepakatan dengan kreditor utamanya untuk melakukan restrukturisasi alias keringanan untuk membayar utang negara sebesar US$ 65 miliar atau sekitar Rp 942,5 triliun (dalam kurs Rp 14.500).

Hal ini dinilai menjadi sebuah tanda positif bagi negara yang saat ini menghadapi resesi imbas virus Corona. Kesepakatan itu sudah diumumkan oleh pemerintah setempat.

Mereka berhasil memecah kebuntuan dalam diskusi dengan sekelompok lembaga investor swasta. Salah satunya, BlackRock dan Fidelity Management.

"Perjanjian ini akan membantu meningkatkan kepercayaan investor, bisnis, dan kemungkinan konsumen di Argentina dalam waktu dekat," ungkap analis Capital Economics, Nikhil Sanghani dalam sebuah catatan penelitian, dilansir dari CNN, Rabu (5/8/2020).

Kesepakatan restrukturisasi ini disebut akan mengubah tanggal dan beberapa ketentuan untuk beberapa pembayaran utang Argentina. Pemerintah menyatakan proses ini akan memberikan pengurangan utang yang signifikan. Investor memiliki waktu hingga 24 Agustus untuk secara resmi menerima persyaratan baru.

Argentina sendiri telah berjuang selama puluhan tahun untuk menyelesaikan utang negara, sekarang utang tersebut sudah menumpuk sekitar US$ 323 miliar atau berkisar Rp 4.683 triliun. Mereka baru saja gagal membayar cicilan obligasi pada akhir Mei.

Kegagalan bayar ini menjadi yang kesembilan dalam sejarah negara itu. Hal ini menurut IMF digambarkan sangat tidak berkelanjutan.

Selain kreditor pribadinya, Argentina berutang US$ 44 miliar atau berkisar Rp 638 triliun kepada IMF. Mereka memperkirakan ekonomi Argentina menyusut hampir 10% tahun ini.



Simak Video "Hukuman Dicabut, Messi Kembali Perkuat Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)