Sri Mulyani Sebar 131 Alsintan Rp 8,4 M buat Petani Klaten

Achmad Syauqi - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 20:41 WIB
Alsintan
Foto: Achmad Syauqi
Klaten -

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan bagi para petani di Kabupaten Klaten dengan memberikan bantuan sebanyak 131 unit alat mesin pertanian (Alsintan). Alat pra panen dan pasca panen itu diberikan senilai Rp 8,4 miliar.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, didampingi Anggota DPR RI, Sunarna, dan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten Widiyanti.

"Bantuan tersebut meliputi Alsintan untuk pra panen dan pasca panen. Secara total terdapat sekitar 131 unit senilai kurang lebih Rp 8,4 Miliar," ungkap Bupati Klaten Sri Mulyani saat menyerahkan bantuan di halaman kantor Dinas Pertanian Pemkab Klaten, Selasa (22/9/2020) siang.

Mulyani menjelaskan selain bantuan peralatan juga diserahkan bantuan pupuk cair hayati. Nilainya mencapai Rp 1,9 Miliar dan diminta mengoptimalkan produksi pertanian.

" Agar para petani dapat memanfaatkan bantuan alsintan guna mengoptimalkan hasil pertanian. Semoga dengan adanya bantuan Alsintan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama para petani dan kelompok tani di Kabupaten Klaten," lanjut Sri Mulyani.

Diterangkan Mulyani, alat pertanian yang diserahkan meliputi berbagai jenis. Alsintan untuk pra panen meliputi traktor roda empat, hand sprayer elektrik, hand traktor roda dua, pompa air, cultivator, dan rice transplanter.

"Selain alat pra panen kemudian ada untuk pasca panen. Meliputi power threser dorong, multi type dorong, dan mobile, kemudian corn seller, corn seller type mobile, combine harvester kecil, besar, dan sedang, combine harvester besar multi komoditas dan unit pengolah pupuk organik," papar Mulyani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten Widiyanti mengatakan wilayah Klaten masih banyak lahan pertanian. Untuk itu, bantuan ini dipastikan sangat berguna.

"Kabupaten Klaten terkenal sebagai daerah agraris, sekitar 45 persen lebih lahan yang ada di Klaten merupakan lahan pertanian. Terlebih saat ini petani rata-rata berada di atas usia produktif, maka ketersediaan sarana sangat menunjang," kata Widiyanti.

Dengan kondisi itu, kata Widiyanti, keberadaan dan ketersediaan sarana dan pra sarana pertanian sangat dibutuhkan oleh para petani di Kabupaten Klaten. Terutama guna menunjang produktivitas hasil pertanian.

"Dengan lahan yang masih banyak pertanian maka ketersediaan alat sangat diperlukan. Agar produksi pertanian bisa maksimal," ucap Widiyanti.



Simak Video "Bupati Klaten Jadi Sorotan Gegara Stiker-Foto Diri di Hand Sanitizer"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)