Tanpa Vaksin, Ekonomi RI Bakal Sulit Sembuh dari Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2020 15:30 WIB
Produsen Kaca Schott AG, Mata Rantai Penting dalam Produksi Vaksin Corona
Foto: DW (News)
Jakarta -

Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) menilai vaksin menjadi kunci utama bagi peningkatan ekonomi nasional di tengah pandemi Corona.

Sekretaris Eksekutif I KPC PEN, Raden Pardede mengatakan tanpa vaksin ekonomi tanah air akan sulit pulih dari dampak COVID-19.

"Jelas ada hubungan vaksin dengan pertumbuhan ekonomi, jelas ada, kita lihat tadi tanpa vaksin ditemukan maka tingkat imunitas atau tingkat kepercayaan akan sulit pulih," kata Raden dalam video conference, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Dikatakan Raden, jika tingkat kepercayaan investor menurun terhadap ekonomi Indonesia, maka pemulihan ekonomi pun menjadi tidak optimal.

Oleh karena itu, Raden menilai ketersediaan vaksin menjadi penentu dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Gabungan antara kita dapat vaksin, memperbaiki kesehatan, kebutuhan dasar itu yang bisa membuat ekonomi kembali lagi," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, rencana jangka pendek pemerintah dalam penanganan COVID adalah memperkecil dampak virus tersebut terhadap ekonomi nasional.

"Target pemerintah jangka pendek tentu akan berusaha keras bagaimana kita mencegah resesi atau mengurangi dampak sekecil mungkin pada ekonomi," katanya.

"Pada saat yang sama kita menjaga supaya kesehatan masyarakat tetap terjamin," tambahnya.



Simak Video "Janji India Bagikan Vaksin Corona Buatannya ke Seluruh Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)