PSBB Jakarta Diperpanjang, Pengusaha Mal Mengerang

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 07:10 WIB
Situasi pusat perbelanjaan mal di tengah kota Jakarta tampak sepi saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperketat. Begini penampakannya.
Ilustrasi/Foto: Anisa Indraini

Alphonzus menambahkan, saat ini beberapa restoran dan kafe yang memilih untuk menutup usahanya sementara. Sebab tidak semua produk mereka bisa dilayani dengan delivery.

"Selain itu pendapatan dari delivery sangat minim, tidak sebesar biaya operasinya. Makanya mereka lebih memilih tutup," ujarnya.

Dengan begitu banyak pekerja restoran dan cafe yang kembali dirumahkan. Padahal semenjak masa PSBB transisi sudah banyak restoran dan cafe yang kembali memberdayakan karyawannya yang sudah dirumahkan.

Jika kondisi ini terus diperpanjang, Alphonzus yakin bakal ada gelombang PHK susulan dalam waktu dekat.

"Kalau PSBB diperpanjang dan jumlah positif tidak turun, padahal maksudnya menurunkan jumlah kasus positif tapi ini tidak terjadi. Sehingga kemungkinan PSBB akan berlangsung panjang. Jadi bakal akan terjadi lagi gelombang PHK selanjutnya. Padahal di PSBB transisi sudah ada lagi pekerja yang dipekerjakan kembali," terangnya.

Sementara bagi pengelola pusat perbelanjaan sendiri, kata Alphonzus sudah bingung mau melakukan upaya apa lagi untuk bertahan. Sebab semua bentuk efisiensi sudah dilakukan sejak PSBB pertama diterapkan.

Halaman


Simak Video "PSBB Total Lagi, Sejumlah Mal di Jakarta Siap-siap Tutup Kembali"
[Gambas:Video 20detik]

(das/eds)