3 Menteri Jokowi yang Sempat Positif Corona

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 16:21 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Foto: dok KKP
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) tanpa pandang bulu bisa menyerang siapa saja. Virus yang sudah masuk ke Indonesia sejak Maret lalu itu telah menyerang 275.213 orang per 27 September 2020.

Masyarakat yang menjadi korban pun beragam. Mulai dari masyarakat biasa, pejabat daerah, hingga jajaran menteri dari kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun tidak luput menjadi korbannya.

Dirangkum detikcom, Senin (28/9/2020), berikut jajaran menteri dari kabinet kerja Jokowi yang pernah positif COVID-19:

1. Menteri Kelautan dan Perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo baru saja berjuang dari COVID-19. Sudah lima hari ini dirinya menjalani masa pemulihan di kediamannya, setelah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Saya sudah negatif (COVID-19). Saya sudah mulai pulih. Sekarang saya di kediaman, rumah dinas. Sudah 5 hari saya di rumah," kata Edhy Prabowo kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

Edhy Prabowo sebelumnya dinyatakan positif Corona setelah melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat di Indonesia Timur selama satu minggu pada awal September. Saat itu, seluruh tubuhnya terasa sakit disertai rasa demam dan lelah berlebihan.

"Saya panas, demam, saya fatigue (lelah) kayak kita mau ngehadapin demam gitu, makanya saya di rumah sakit, saya minta diinfus biar cairan masuk. Panas saya nggak terlalu tinggi juga sih 38, tapi saya ngerasa lelah sekali, badan saya sakit semua," cerita Edhy Prabowo.

2. Menteri Perhubungan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi orang pertama yang positif COVID-19 di jajaran kabinet Jokowi. Budi Karya diumumkan terpapar COVID-19 pada 14 Maret 2020 lalu sebagai pasien dengan kasus ke-76.

"Saya sampaikan pasien nomor 76 salah satu pejabat di kementerian," kata Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Albertus Budi Sulistya, di gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Sama seperti Edhy Prabowo, Budi Karya juga dirawat di RSPAD Gatot Soebroto setelah sebelumnya dirawat di RS swasta karena sakit tifus. Sempat tidak sadarkan diri selama 14 hari, akhirnya dia diperbolehkan pulang setelah sembuh dari Corona per tanggal 31 Maret 2020.

"Jadi saya nggak tahu kalau kena COVID ini, karena datanya itu saya tifoid (tifus) dari laboratoriumnya. Saya masuk lah RSPAD, di tengah itu baru dinyatakan COVID saya nggak tahu malah. Yang jelas saya nggak sadar 14 hari," kisah Budi Karya dalam video conference, Senin (27/4/2020).

Kini, Budi Karya telah aktif menjalankan berbagai rapat dan kunjungan untuk melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Perhubungan.

3. Menteri Agama

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi juga dikabarkan positif Corona pada 17 September lalu. Berbeda dari dua menteri sebelumnya yang sudah sembuh, saat ini Menag masih berjuang dengan menjalani isolasi mandiri di rumah sakit.

"Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan," terang Staf Khusus Menteri Agama, Kevin Haikal, dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Meski begitu, kabar terbaru disebut kondisinya semakin membaik. Dokter di rumah sakit masih memintanya untuk beristirahat.

"Alhamdulillah perkembangan kesehatan beliau semakin membaik, sekarang tinggal proses recovery aja," kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2020).

(fdl/fdl)