Duh! Amazon Sampai Facebook Diduga Monopoli Bisnis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 07 Okt 2020 09:46 WIB
Logo Amazon, Amazon
Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta -

Kongres penyelidikan di Amerika Serikat (AS) menyebut jika Amazon, Apple, Google, sampai Facebook melakukan monopoli di bisnis teknologi. Perusahaan tersebut juga kerap kali menyalahgunakan dominasi mereka di pasar.

Temuan ini dapat menjadi bahan penyusunan Undang-undang untuk mengendalikan Big Tech di AS. Dalam laporan setebal 450 halaman ini Komite Kehakiman DPR AS menyebut ada bukti kuat yang menunjukkan jika ada perilaku monopoli perusahaan yang menghambat inovasi, membuat konsumen sulit memilih, dan melemahkan demokrasi.

Pimpinan Kongres David Cicilline mengungkapkan jika ada 1 juta dokumen yang dikumpulkan untuk penelitian ini. Sejumlah perusahaan, akademisi, pimpinan bisnis, dan pesaing juga telah dimintai keterangan untuk penyusunan laporan.

"Perusahaan ini terlalu banyak memegang kekuasaan, tapi mereka juga harus tunduk pada pengawasan dan penegakan hukum yang ada," tulis laporan tersebut dikutip CNN, Rabu (7/10/2020).

Laporan juga menyebutkan jika Google menggunakan mesin pencarinya untuk mengetahui browser mana yang paling populer. Hal ini akan menjadi informasi untuk pengembangan Google Chrome ke depannya. Namun pihak Google tidak menanggapi pernyataan tersebut.

Sementara itu Facebook disebut menjadi media sosial yang posisinya tidak pernah tergeser dengan media sosial lain. Hal ini karena Facebook memiliki strategi untuk akuisisi perusahaan yang terindikasi menjadi pesaingnya.

Misalnya saat Instagram digadang-gadang menjadi pesaing Facebook dan WhatsApp yang disebut akan menggeser Facebook Messenger. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini dengan segera membelinya.

Juru Bicara Facebook Christopher Sgro menyebut jika Facebook adalah kisah sukses AS. Dengan masuknya Instagram dan WhatsApp maka ada kesuksesan baru yang akan muncul dari bisnis mereka.

(kil/ara)