Trump Desak Kongres Setujui Stimulus Rp 371 T untuk Maskapai

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 07 Okt 2020 17:09 WIB
President Donald Trump removes his mask as he stands on the balcony outside of the Blue Room as returns to the White House Monday, Oct. 5, 2020, in Washington, after leaving Walter Reed National Military Medical Center, in Bethesda, Md. Trump announced he tested positive for COVID-19 on Oct. 2. (AP Photo/Alex Brandon)
Presiden AS Donald Trump/Foto: AP Photo/Alex Brandon

Kongres diperkirakan melakukan diskusi pada 19 Oktober 2020. Pada kesempatan ini anggota parlemen dapat membuat upaya baru untuk meloloskan US$ 25 miliar yang diminta oleh maskapai penerbangan. Bantuan maskapai akan mendapat dukungan kuat, baik di DPR maupun Senat.

Setelah mandat dari Trump muncul, saham American Airlines ditutup 4,5% lebih rendah. Sementara saham United Airlines ditutup lebih rendah 3,6%. Saham Southwest Airlines turun 2,4% dan saham Delta Air Lines ditutup anjlok 2,9%.

American Airlines mengatakan saat ini ribuan pekerja maskapai telah kehilangan pekerjaan, diantaranya juga dipaksa cuti. Mereka mengungkap hal itu bisa dicegah ke depannya jika pimpinan AS bertindak menyelamatkan pekerja maskapai.

Asosiasi Perjalanan AS mengatakan dengan jutaan orang menderita akan sangat menyedihkan jika negosiasi bantuan dibatalkan. Asosiasi mengungkap jika bantuan tidak ada 50% pekerja maskapai akan dipangkas pada Desember 2020.

Maskapai AS secara keseluruhan menghabiskan sekitar US$ 5 miliar sebulan akibat anjloknya perjalanan. Pakar industri penerbangan berharap pada liburan akhir tahun nanti, permintaan domestik bisa meningkat walaupun belum mencapai kondisi sebelum pandemi.

Para eksekutif maskapai mengakui bahwa permintaan perjalanan udara tidak mungkin kembali seperti sebelum pandemi untuk beberapa tahun. Mengingat tidak ada yang tahu bagaimana pandemi bisa membuat perjalanan normal kembali.

Halaman

(ara/ara)