Demo Rusuh di Kawasan Bundaran HI, Bagaimana Nasib Warung Sekitar?

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 13:20 WIB
Warung Sekitar Kawasan Demo
Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Demo penolakan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) kemarin diwarnai kericuhan. Sejumlah fasilitas publik di sekitar Bundaran HI jadi sasaran amukan massa, seperti halte TransJakarta.

Berdasarkan pantauan detikcom, Jumat (9/10/2020), jajaran saung yang diisi oleh pedagang yang letaknya di belakang Pos Polisi MH Thamrin, Jakarta Pusat, selamat dari kerusakan. Pedagang juga sudah mulai beraktivitas seperti biasa.

"Nggak ada yang rusak. Demonya cuma sampai depan jalan," kata salah satu pedagang yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (9/10/2020).

Dia menjelaskan semua pedagang kompak untuk tutup lebih awal mulai pukul 16.30 WIB. Hal itu dikarenakan pedagang merasa takut karena demo yang berlangsung rusuh.

"Tutup lebih awal semuanya jam segitu. Biasanya baru tutup habis maghrib sampai ada yang jam 21.00 WIB. Tidak ada yang nyuruh karena kita ketakutan jadi inisiatif sendiri," ucapnya.

Ketua pos polisi juga disebut menyarankan agar para pedagang menutup warungnya lebih cepat. Hal itu dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Disuruh sama ketua pos polisinya juga karena takut ada peluru atau apa yang nyasar gitu," imbuhnya.

Menurutnya, fasilitas dagangannya aman berkat sejumlah brigade yang berjaga karena warungnya juga berdekatan dengan pos polisi. "Karena di sini kan dijaga ketat, kalau ada demo ini nggak pernah rusak," ucapnya.

(fdl/fdl)