622 Ribu Kendaraan Diprediksi ke Luar DKI Long Weekend Pekan Depan

Herdi - detikFinance
Jumat, 23 Okt 2020 16:03 WIB
Foto aerial suasana kendaraan yang terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta, Jumat (11/9/2020). Pemprov DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai Senin 14 September 2020, yang diiringi menghentikan sementara kebijakan ganjil genap dan akan dilakukan pembatasan transportasi umum serta jumlah penumpang kendaraan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Libur panjang akan segera datang. Kementerian Perhubungan pun memprediksi akan ada kenaikan mobilisasi masyarakat ke luar daerah. Khususnya dari Jakarta ke luar daerah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan akan ada kenaikan mobilitas masyarakat sekitar 20% selama libur panjang. Dia memprediksi puncak mobilitas masyarakat berada di tanggal 27-28 Oktober.

"Kita memprediksi bahwa kegiatan liburan ini akan satu kenaikan 10-20% dalam libur panjang. Jumlahnya mungkin tidak signifikan kalau seara kumulatif, tapi pergerakan itu dilakukan saudara-saudara kita menumpuk di satu hari mereka pulang," ungkap Budi Karya dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/10/2020).

"Di tanggal 27-28 itu pergerakan banyak dan di situ nanti ada satu pergerakan yang sangat intens," katanya.

Sementara itu, dari prediksi Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi akan ada 622.039 kendaraan ke luar Jakarta selama libur lebaran di akhir bulan Oktober. Jumlah tepatnya diprediksi naik 21,7%.

"Rata-rata masyarakat senang pakai jalan tol. 21% akan ada kenaikan," kata Budi.

Dari jumlah tersebut dipaparkan Budi paling banyak masyarakat Jakarta akan menuju arah timur, jumlahnya sebanyak 48,1%. Sementara itu, 28,3%, ke arah barat. Kemudian 23,5% lainnya ke arah selatan ataupun berpergian di sekitar Jabodetabek.



Simak Video "Lebih dari Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)