Tips Mulai Bisnis buat Anak Muda: Pintar Manfaatkan Peluang

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2020 18:42 WIB
Konferensi Anak Muda BNI
Foto: Screenshot/detikcom
Jakarta -

Di masa pandemi ini berbisnis bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mendatangkan keuntungan. Seperti entrepreneur muda Ratu Lubis yang menceritakan kesuksesan bisnis masker yang ia geluti.

Binsis tersebut berawal dari kemauan Ratu dalam melihat peluang. Ia pun menggunakan masa liburan kuliah selama pandemi untuk mulai membuat masker.

"Di situ aku mencari tahu apa sih kegiatan yang bisa dilakuin karena aku kan main musik, tapi kalau cuma habisin waktu main musik tiap hari kan nggak mungkin. Akhirnya aku mencari apa sih yang enak dilakukan dan apa yang bisa dijual. Dan saat itu high demand-nya lagi ada di masker medis tapi semua orang sudah mulai memakai masker kain," ungkap Ratu, dalam Konferensi Generasi #GaPakeNanti yang diselenggarakan BNI bekerja sama dengan detikcom, Rabu (28/10/2020).

Ia memadukan passion menjahit dan akhirnya memutuskan untuk menjual produk masker custom. Dari ketekunan untuk membuat masker handmade tersebut, bisnis yang ia geluti mulai mendapatkan kesuksesan.

"Ternyata feedback dari temen-temen dan dari keluarga itu cukup baik. Apalagi aku suka bikinnya itu yang custom dan handmade. Dan mereka merasa itu ada sentimental value-nya, sekarang jadi high demand masker-maskerku," ungkap Ratu.

Untuk menjadi generasi yang tangguh dalam berbisnis, Ratu mengatakan anak muda harus bisa mengambil peluang yang ada dan percaya kepada kemampuan dirinya untuk berkembang.

"Orang-orang generasi tangguh ini adalah orang yang bisa tetap bertahan, berinovasi, dan berkreasi dalam keadaan apapun," katanya.

Sementara itu, fashion designer Ariy Arka mengungkapkan banyak hal yang bisa dilakukan generasi muda untuk sukses. Misalnya, mencari ide produk yang diperjualbelikan sesuai dengan keadaan.

Inovasi produk yang diperjualbelikan juga harus dilakukan agar konsumsen tidak bosan dengan produk yang dijual.

"Kita harus pinter-pinter banget membaca peluang yang ada selama pandemi," kata Ariy.

Dengan bantuan teknologi dan kemampuan beradaptasi membuat bisnisnya bisa sukses di masa pandemi.

"Kalau dibilang dari segi omzet sebelum pandemi itu justru berbalik arah. Di saat pandemi omzet bisa sampai 4 kali lipat," pungkasnya.

Sebagai informasi, Konferensi Generasi #GaPakeNanti diselenggarakan oleh BNI dan detikcom untuk memperingati hari sumpah pemuda. Para pemuda diajak untuk mencapai hal-hal yang lebih baik bersama #BNIGaPakeNanti.

(prf/hns)