Cuti Bersama, Penumpang di Bandara Soetta Tembus 61 Ribu

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 29 Okt 2020 09:45 WIB
Bandara Soekarno-Hatta terpantau ramai jelang libur Idul Adha yang jatuh besok, Jumat (31/7/2020). Begini potret Bandara Soetta yang penuh penumpang.
Bandara Soetta/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Libur panjang (long weekend) saat cuti bersama mendorong orang untuk bepergian ke luar Jakarta, salah satunya menggunakan pesawat. Momen itu membuat jumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta mencapai puncak tertingginya sejak pandemi virus Corona (COVID-19).

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan baru hari pertama cuti bersama kemarin saja penumpang Bandara Soekarno-Hatta sudah tembus 61.000. Frekuensi penerbangan juga menjadi yang tertinggi yakni mencapai 638 penerbangan.

"Di tengah pandemi ini biasanya rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 40.000-45.000 orang per hari, dan pada 28 Oktober 2020 kami perkirakan mencapai sekitar 61.000 orang. Ini juga sesuai dengan laporan yang kami terima dari maskapai, bahwa jumlah penumpang hari ini mencapai angka sekitar 61.000 orang," kata Awaluddin melalui keterangan resmi, Kamis (29/10/2020).

Awaluddin memang memperkirakan 27-28 Oktober merupakan puncak arus keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta selama libur panjang sampai 1 November 2020. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 30 Oktober dan 1 November 2020.

"PT Angkasa Pura II berterima kasih atas upaya seluruh stakeholder dan kedisiplinan penumpang pesawat sehingga physical distancing dapat tetap dijaga. Protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik di tengah cukup ramainya penumpang pesawat cukup ramai," ujar Awaluddin.

Director of Operation & Service PT Angkasa Pura II, Muhamad Wasid mengatakan ramainya lalu lintas penerbangan juga terjadi di bandara-bandara lain di bawah perseroan.

"PT Angkasa Pura II bersama stakeholder tetap siaga meningkatkan fokus dalam melayani traveler dan menjaga agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Kami selalu berupaya agar perjalanan masyarakat tetap lancar di 19 bandara," imbuhnya.

Untuk memastikan agar penumpang menerapkan protokol kesehatan, personel keamanan disiapkan di sejumlah titik. Sejumlah area juga telah diawasi CCTV selama 24 jam.

"Physical distancing harus dijaga. Personel fokus mengantisipasi di sejumlah titik seperti area check-in, security check point, boarding lounge. Proses disinfeksi di seluruh terminal dilakukan berkala, serta pengawasan di ruang CCTV juga dilakukan 24 jam," tutur Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto telah meninjau lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Peninjauan dilakukan terhadap alur penumpang, operasional dan protokol kesehatan di Terminal 2 dan Terminal 3, serta melakukan ramp check di sisi udara.

Setelah melakukan peninjauan, dia mengapresiasi jalannya operasional serta protokol kesehatan yang diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Bandara Soekarno-Hatta mampu menjaga berjalannya protokol kesehatan," jelas Novie.

(ara/ara)