Sandiaga Sebut 9,7 Juta Orang RI Kini Menganggur

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 14 Nov 2020 23:01 WIB
Tim blak-blakan detikcom berkesempatan melakukan wawancara dengan Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Sandiaga Uno mengatakan jumlah pengangguran di Indonesia meningkat. Menurutnya ada tambahan 2,67 juta orang yang menjadi pengangguran, sehingga total pengangguran di Indonesia kini ada 9,7 juta orang.

"Kalau dilihat kan ini jumlah pengangguran meningkat 2,67 juta, sekarang 9,7 juta orang. Kalau dilihat di agsutus 2020 tingkat pengangguran jadi 7,07%," ujar Sandiaga dalam peluncuran Rumah Siap Kerja menjadi lembaga pelatihan Prakerja, Sabtu (14/11/2020).

Pria yang beken disapa Sandi ini bercerita pernah menjadi pengangguran saat krisis moneter melanda Indonesia. Namun dia Tak mau menyerah, dan memilih tetap bertahap dengan belajar menjadi pengusaha.

Setelah 20 tahun berjalan, Sandi sudah menikmati hasil kerja kerasnya.

"Saya alami kondisi PHK di krisis moneter 97, kegagalan itu memacu saya mencari peluang bertahan dengan buka usaha. Akhirnya usaha yang diciptakan dari usaha mikro itu bisa berkembang. Prosesnya juga nggak mudah, setelah lebih dari 20 tahun sekarang bisa buka 30 ribu karyawan se-Indonesia," kata Sandi.

Menurut Sandi setiap orang harus belajar menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Salah satu cara untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan adalah melalui pelatihan pada program Kartu Prakerja.

Dia mengklaim program pelatihan yang dimentori langsung olehnya di program Kartu Prakerja bisa mendorong orang menciptakan lapangan kerja.

"Initially sih kita mau ada 100 ribu lapangan kerja bisa digagas lewat kerja sama Kartu Prakerja dengan Rumah Siap Kerja," tutur Sandi.

(hns/hns)