Bukan Jual Makanan, Ini 2 Peluang Bisnis yang Bakal Lebih Cerah

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 09:15 WIB
Young attractive asian woman owner startup business look at camera work happy with box at home prepare parcel delivery in sme supply chain, procurement, omnichannel or coronavirus quarantine concept.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Chaay_Tee
Jakarta -

Berbisnis makanan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) sepertinya sudah biasa. Orang terdekat dari kita pasti ada yang berbisnis di sektor tersebut.

CEO PT Duta Sukses Dunia yang merupakan perusahaan startup di bidang pendidikan dan training, Yudi Candra lebih menyarankan untuk berbisnis di sektor teknologi dan kesehatan. Dua sektor bisnis itu dinilai akan cerah di masa depan.

"Kalau saya bicara tentang peluang bisnis di era pandemi ini, mungkin dua hal yang saya anjurkan adalah di bidang teknologi atau juga di bidang kesehatan," kata Yudi dalam program d'Mentor di detikcom, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, di era teknologi seperti sekarang dan ke depan akan banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bisnis. Hal itu lah yang dinilai perlu untuk dipikirkan.

"Banyak sekali sebenarnya support tim industri yang bisa mensupport video online ini. Sebagai contoh Anda bisa menjadi videografer, Anda bisa menguasai SEO Google, Anda bisa ngebantuin orang untuk desain dan masih banyak lagi. Di mana Anda akan mendapat pekerjaan yang berlimpah di sini. Bahkan kalau Anda bisa membuat seseorang menjadi influencer apapun itu dan Anda bisa menyediakan fasilitasnya, Anda akan menghasilkan sesuatu di era bisnis ini," ucapnya.

Sedangkan di bidang kesehatan, kata Yudi, ke depan akan moncer sejak adanya COVID-19. Masyarakat dinilai akan tetap peduli terhadap kesehatan meskipun nantinya virus sudah tidak lagi menjadi pandemi.

"Kalau kita bicara kesehatan, COVID itu adalah sebuah marketing yang luar biasa dahsyat untuk memberikan pengetahuan kepada kita bahwa kesehatan itu penting. Kesadaran kesehatan manusia di seluruh dunia meningkat luar biasa dikarenakan COVID ini dan nggak ada marketing yang lebih gede dari COVID. Di mana Anda harus ngambil tuh kesempatannya," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2