Cek di Sini! Aturan Penyelenggaraan Haji & Umrah

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Jumat, 04 Des 2020 15:51 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah
Ilustrasi/Foto: dok. detikcom
Semarang -

Undang-undang (UU) nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) mengalami perubahan berdasar Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Ada 23 pasal yang mengalami perubahan dan ada dua pasal yang bertambah.

Hal itu diungkapkan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Kementerian Agama, M. Arfi Hatim saat menjadi pembicara Serap Aspirasi Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja Sektor Industri, Perdagangan, Haji, dan Umroh, serta Jaminan Produk Halal dalam rangkaian acara Konsultasi Publik Implementasi UU Cipta Kerja dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dalam acara yang digelar di North Ballroom, Gumaya Tower Hotel Semarang itu, Arfi menyampaikan via daring kepada para peserta. Ia menjelaskan UU nomor 8 tahun 2019 diubah dengan ketentuan dalam UU Cipta Kerja yang menurutnya memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama pelaku usaha dalam mendapatkan perizinan.

"Dengan pengesahan UU Cipta Kerja, memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama pelaku usaha dalam mendapatkan perizinan berusaha dari sektor keagamaan," kata Arfi, Jumat (4/12/2020).

Arfi menjelaskan ada sejumlah pasal UU nomor 8 tahun 2019 PIHU yang berubah dan ada penambahan pasal pada UU Cipta Kerja.

"Jumlah pasal pada Undang undang nomor 8 tahun 2019 yang berubah 23 pasal. Penambahan 2 pasal," katanya.

Langsung klik halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2